Selasa, 12 Mei 2026

Berita Sikka

Rumah Rusak Diterjang Gelombang Tinggi, Warga Waipare Sikka Mengungsi

Dua dusun tersebut antar lain Dusun Waipare A dan Dusun Waipare B terendam gelombang tinggi dan 5 rumah warga rusak total.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
RUMAH RUSAK - Akibat diterjang gelombang tinggi bertubi-tubi, Sejumlah rumah warga di Waipere Desa Watumilok Kecamatan Kangae Kabupaten rusak total, Senin 27 Februari 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Sejumlah rumah warga di Waipare Desa Watumilok, Kecamatan Kangae Kabupaten Sikka rusak diterjang gelombang tinggi.

Akibatnya, warga pun memilih mengungsi ke rumah kerabat untuk sementara waktu.

Juhoria (75) seorang janda di Dusun Waipare B Desa Watumilok Kecamatan Kangae saat ditemui POS-KUPANG.COM, Senin 27 Februari 2023 menjelaskan ia bersama adiknya Jumoiya (76) terpaksa mengungsi ke rumah keluarga pasalnya rumah mereka rusak dan tidak bisa ditempati lagi karena diterjang gelombang tinggi.

"Rumah rusak total itu pada tanggal 25 Desember 2022 lalu, kami langsung mengungsi hingga saat ini, belum ada perhatian dari pemerintah," ujarnya.

Dikatakannya, ia bersama adiknya juga adalah seorang janda dan cacat tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bersykur karena keluarga bisa terima mereka tinggal dirumah tersebut.

Baca juga: Kisah Mama Belgi Melayani 6.527 Anak Yatim Piatu dan Difabel di Nian Tanah Sikka

"Saya dan adik saya janda, adik saya cacat tidak bisa jalan, " katanya

Ia mengaku, hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah setempat.

Malimpo Dahlan Saputra, warga Dusun Waipare B Desa Watumilok Kecamatan Kangae saat ditemui Senin 27 Februari 2023 menjelaskan, Lokasi tersebut menjadi langganan di saat gelombang tinggi menerjang wilayah pesisir Waipare.

Meski demikian, ia bersama keluarganya tetap bertahan dan tinggal dilokasi tersebut karena tidak ada pilihan lain.

"Di rumah yang kami tinggal ini memang sudah menjadi langganan setiap tahun akibat gelombang tinggi, Rumah sudah rusak tapi kami mau pindah kemana lagi, ini satu-satunya rumah kami," ujarnya.

Baca juga: 4 Ahli Waris Korban Banjir di Sikka akan Terima Bantuan dari Menteri Sosial Tri Rismaharini

Dikatakannya, gelombang tinggi menerjang permukiman sudah setiap tahun sehingga mengakibatkan turab penahan ombak ambruk dan hingga saat ini belum ada perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Sikka.

"Turab penahan ombak sudah ambruk lama, namun belum ada perhatian dari pemerintah, biasanya selesai bencana pemerintah hanya datang mendata saja, tindak lanjutnya tidak ada," ujarnya

Camat Kangae, Eric Staminus Hermianus saat ditemui POS-KUPANG.COM, Senin 27 Februari 2023 menjelaskan, Akibat gelombang tinggi dua dusun di Desa Watumilok terdampak.

Dua dusun tersebut antar lain Dusun Waipare A dan Dusun Waipare B terendam gelombang tinggi dan 5 rumah warga rusak total.

Baca juga: Bencana Hidrometeorologi Landa 10 Kecamatan di Sikka, BPBD Belum ada Data Kerusakan 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved