Selasa, 12 Mei 2026

Berita Sikka

Bencana Hidrometeorologi Landa 10 Kecamatan di Sikka, BPBD Belum ada Data Kerusakan 

Akibatnya, puluhan infrastruktur rusak dan ribuan warga Kabupaten Sikka menjadi korban bencana hidrometeorologi.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ARNOLD WELIANTO
BENCANA HIDROMETEOROLOGI - Angin kencang dan gelombang tinggi landa wilayah pesisir Utara Kabupaten Sikka hingga mengakibatkan Pelabuhan Feri Kewapante putus, Minggu, 27 Februari 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Sebanyak 10 kecamatan di Kabupaten Sikka dilanda bencana hidrometeorologi sejak satu Minggu terakhir.

Akibatnya, puluhan infrastruktur rusak dan ribuan warga Kabupaten Sikka menjadi korban bencana hidrometeorologi.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sikka, Yanuarius Laba kepada POS-KUPANG.COM, Senin, 27 Februari 2023 pagi menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, setidaknya ada 10 kecamatan pesisir Utara Kabupaten Sikka terdampak bencana hidrometeorologi.

Baca juga: Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini Dijadwalkan Berkunjung ke Kabupaten Sikka Hari Ini

"10 kecamatan itu semuanya di wilayah pesisir itu berupa banjir rob dan gelombang pasang, itu bencana hidrometeorologi, itukan bencana yang disebabkan oleh cuaca dan iklim," ujar Yan Laba.

Disebutkan, akibat bencana hidrometeorologi, puluhan rumah warga dan infrastruktur mengalami kerusakan namun hingga saat ini, kata, Yan Laba, pihaknya belum mendata keseluruhan rumah, infrastruktur dan warga yang terdampak bencana hidrometeorologi di 10 kecamatan di Kabupaten Sikka.

"Yang lebih jelasnya kita belum lakukan identifikasi lebih detail tapi kalau infrastruktur itu jembatan, dermaga kemudian turap pengaman pantai, kemudian jalan yang ada dipinggir pantai itu banyak yang rusak, rumah penduduk juga banyak yang rusak," beber dia.

Baca juga: Hasilkan Wakil Rakyat Berkualitas, 33 Bacaleg PSI Sikka Ikut Uji Kepatutan dan Kelayakan

Yan Laba juga menyebutkan pihaknya belum mendata jumlah KK, rumah dan korban yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Berdasarkan siaran pers BMKG, akan terjadi bencana hidrometeorologi dari tanggal 22 sampai 28 Februari, oleh karena itu, Yan Laba menghimbau agar masyarakat untuk tetap waspada dan pemerintah akan tetap memberikan bantuan bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved