Berita NTT
Perubahan Menuju NTT Maju, Forkoma PMKRI NTT Gelar Rakerda
PMKRI yang bernaung di forum komunikasi alumni PMKRI alumni benar berperan dalam memajukan daerah ini sesuai bidang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Siti Soleha Oang
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Forkoma PMKRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, mengelar Rapat Kerja Daerah atau Rakerda.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Forkoma NTT , Aloysius Min, pada konferensi pers di Naka Hotel pada Jumat, 17 Februari 2023.
Aloysius menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan rangkaian kerja PMKRI NTT yang salah satu hasil rekomendasi daerah Forkoma Tahun 2021 adalah Rakerda.
Baca juga: Cuaca Maritim NTT Hari Ini 17 Februari 2023, Waspada! BMKG: 6 Laut NTT Berpotensi Gelombang Tinggi
“Rakerda ini adalah ruang konsolidasi para alumni PMKRI yang bernaung di forum komunikasi alumni PMKRI,” katanya.
Menurutnya, selain Rakerda akan di adakan silaturahmi untuk saling berkaitan dengan hari valentine day, dan 3 benang merah di perhimpunan yaitu intelektualitas, kristianitas dan fraternitas.
Sehingga, lanjutnya, Rakerda ini adalah ruang konsolidasi para alumni PMKRI yang bernaung di forum komunikasi dan intelektualitas alumni PMKRI.
“Karena anggota Forkoma berkarya di berbagai bidang jadi perlu ada konsolidasi sehingga para Rakerda ini adalah ruang konsolidasi para alumni PMKRI yang bernaung di forum komunikasi alumni PMKRI alumni benar berperan dalam memajukan daerah ini sesuai bidang masing,”ujarnya.
Sehingga, Rakerda mendorong mereka berperan aktif sesuai dengan tema "jadilah terang dan garam,". Lalu dapat berperan aktif dengan demikian merka bisa menunjukan profesionalitas di berbagai bidang.
Ia berharap, dari Rakerda ini kita dapat mendorong mereka untuk berkarya diberbagai bidang tetapi tidak kemana-mana agar membawa perubahan untuk membawa NTT maju.
Baca juga: Bupati Simon Perintahkan Kabag Hukum Setda Malaka Cabut Nota Kesepakatan dengan ARAKSI NTT
“Forkoma harus mengkritisi dan memberikan solusi persoalan daerah ini. Sedangkan kondisi ekonomi yang akan di bahas di rakerda ini kaitannya dengan stunting, kondisi ekonomi yang ekstrim, juga antisipasi dampak resisi ekonomi global,”tutupnya. (Cr 18)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS