Breaking News

Berita NTT

Infrastruktur Sekolah di Kabupaten Kupang Kurang Memadai, DPRD NTT : Anggaran Harus Sesuai Aturan 

satu-satunya jalan menuju ke sana adalah dengan membangun Sumber Daya Manusia yang handal

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO
Anggota DPRD NTT Komisi V, Emanuel Kolfidus, S.Pd dan Nelson O Matara, Senin, 13 Februari 2023.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Elisabeth Eklesia Mei

POS- KUPANG.COM, KUPANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi anggota DPRD NTT Komisi V menyampaikan, Infrastruktur Sekolah yang kurang memadai di Kabupaten Kupang perlu dianggarkan sesuai dengan anggaran yang telah diamanatkan yaitu 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Demikian yang disampaikan oleh dua anggota DPRD NTT Komisi V, Emanuel Kolfidus, S.Pd dan Nelson O Matara, pada Senin, 13 Februari 2023.

Emanuel Kolfidus, S.Pd menyampaikam rasa keprihatinannya dengan keadaan Sekolah yang kurang memadai di Kabupaten Kupang.

Baca juga: Update Cuaca NTT Hari Ini 13 Februari 2023, BMKG: NTT Siaga Hujan Petir dan Angin Kencang

“Terkait keadaan sekolah di Kabupaten Kupang yang bisa dikatakan tidak layak, tentunya kita turut prihatin. Bukan hanya sekolah yang di sana saja tetapi untuk semua yang memang dalam persoalan fasilitasnya kurang memadai. Kita prihatin kalau infrastruktur pendidikan masih terus menjadi persoalan,”ungkapnya

Sebenarnya, lanjut Emanuel, Konstitusi sudah mengamanatkan 20 persen APBD untuk pendidikan. Tentu ini harus menjadi komitmen bersama pemerintah dengan semua pihak yang terlibat dalam urusan pendidikan untuk segera menyelesaikan masalah bangunan sekolah dengan pengagaran yang jelas untuk memperbaiki bangunan-bangunan persekolahan supaya layak sehingga  siswa dan guru dapat belajar dengan nyaman.

“Pendidikan sangat penting bagi setiap bangsa dan setiap peradaban. Karena itu, pendidikan harus dikelolah dan dibangun secara serius dan dengan visi yang jelas. Indonesia akan masuk ke era bonus demografi 2045, tinggal 22 tahun, dan satu-satunya jalan menuju ke sana adalah dengan membangun Sumber Daya Manusia yang handal,” tuturnya

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni 13 Februari - 8 Maret Semua Rute Kapal Awu Termasuk di 4 Wilayah NTT Ende Kupang

Menurut Emanuel, dari persoalan infrastruktur pendidikan yang kurang memadai ini, maka perlu adanya gerakan sekolah layak belajar dan caranya adalah menganggarkannya dalam APBD. Anggaran itu pun bukan hanya sekedar disebutkan saja tetapi harus perlu direalisasikan.

Hal senada disampaikan oleh Nelson O Matara. Menurutnya anggaran pendidikan kalau sesuai dengan undang-undang  pendidikan yaitu anggarannya 20 persen dari APBD maka gedung sekolah dan fasilitas pendukung lainnya tidaklah  dibawah standar.

“Dari persoalan yang ada ini, maka Pemerintah harus merubah struktur anggaran dan harus berpihak kepada dunia  pendidikan. Masalahnya bukan hanya dari fasilitas yang tidak layak saja, tetapi juga akan berdampak pada pelajar dan guru-guru sebagai pengguna juga akan merasa tidak nyaman,” ujarnya

Menurut Nelson, kalau fasilitas pendidikan saja memprihatinkan, apalagi kesejahteraan guru-gurunya pasti apes dan tidak diperhatikan. Sehingga lanjutnya, di Kabupaten Kupang menyangkut sumber daya manusia masyarakat k“Jadi solusinya dari persoalan ini, harus diperhatikan dan sesuai dengan yang diamanatkan dalam undang-undang  yaitu 20 persen dari APBD perlu direalisasikan,”pungkasnya. (Cr.20)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved