Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis 2 Februari 2023, Kasih Karunia Allah Ada PadaNya
Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Kasih Karunia Allah Ada PadaNya.
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Kasih Karunia Allah Ada PadaNya.
Bruder Pio Hayon menulis Renungan Harian Katolik ini merujuk bacaan pertama Kitab Nubuat Maleakhi 3: 1-4 atau Surat kepada Orang Ibrani 2: 14-18, dan bacaan Injil Lukas 2: 22-40, Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah.
Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Kamis 2 Februari 2023 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.
Ibu Bapak, saudari/a terkasih dalam Kristus.
Hari ini Gereja merayakan Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah. Pesta ini dilatarbelakangi oleh tradisi Yahudi yang sangat kuat tentang anak laki-laki sulung dalam keluarga Yahudi, harus dikuduskan bagi Allah sesuai dengan hukum yang berlaku dengan persembahan yang layak bagi Tuhan yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor burung merpati.
Maria serta Yosef melakukan apa yang diatur dalam hukum Taurat.
Dalam kitab Maleaikhi, Tuhan meminta kepada umatNya agar mempersembahkan korban yang benar bagi Tuhan sebagai korban pemulihan atas dosa-dosa.
Sedangkan dalam Surat kepada Orang Ibrani, Yesus mempersembahkan diriNya sebagai pemulihan atas dosa-dosa umat manusia dan membebaskan mereka dari kuasa perhambaan karena maut.
Yesus mempersembahkan diriNya sendiri untuk memperdamaikan dosa seluruh bangsa.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 2 Februari 2023, Mempersembahkan Hidup kepada Allah
Dan dalam Injil, St. Lukas menggambarkan tentang Yesus yang dipersembahkan dalam bait Allah seperti yang dilakukan oleh orangtua Yahudi yang mempersembahkan anak sulung laki-laki kepada Tuhan.
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus.
Yesus dipersembahkan dalam bait Allah itu dilakukan oleh orangtuaNya sebagai bentuk pelaksanaan tradisi bangsa Yahudi yang mempersembahkan anak sulung laki-laki dalam keluarga kepada Tuhan.
Tradisi ini dibuat agar anaknya kelak harus terus mempertahankan adat istiadat Yahudi dengan baik dan benar.
Dalam kisah ini menurut penginjil Lukas tercatat bahwa ada Simeon dan Hana yang datang ke bait Allah oleh dorongan Roh Kudus untuk mempersembahkan kurban itu dan melihat secara langsung Yesus.
Secara tradisi, kedua orangtua Yesus melaksanakan tugas mereka sesuai dengan tradisi bagi bangsa mereka.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 2 Februari 2023, Bahagia Orang yang Menantikan Tuhan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pio-Hayon-SVD-Bruder_01.jpg)