Selasa, 21 April 2026

Berita Kupang

Warga Oesao Kembangkan Usaha Pot Bunga Dari Semen Harganya Terjangkau

Dari tangganya lahir berbagai macam pot dan vas bunga dari campuran semen dan pasir dengan berbagai macam ukiran.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN
Moses Wake (54) Warga Kelurahan Oesao Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang yang memanfatkan keterampilannya sebagai tukang batu mampu berkreasi dengan menciptakan pot bunga semen yang dapat dipakai untuk mempercantik taman, perkantoran dan rumah tinggal. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Berperawakan sedang dengan rambut yang dibiarkan panjang dan brewokan yang sudah memutih orang tidak akan berangapan mampu menghasilkan kerajinan tangan benilai seni.

Dari tangganya lahir berbagai macam pot dan vas bunga dari campuran semen dan pasir dengan berbagai macam ukiran.

Yah. Dia adalah Moses Wake (54) Warga Kelurahan Oesao Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang yang memanfatkan keterampilannya sebagai tukang batu mampu berkreasi dengan menciptakan pot bunga semen  yang dapat dipakai untuk mempercantik taman, perkantoran dan rumah tinggal.

Usaha tersebut dia lakukan sejak tahun 2021 lalu untuk meningkatkan ekonomi yang memang terasa sulit bagi sebagian orang akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Peternak di Kabupaten Kupang Merugi Akibat ASF

Usaha yang digelutinya cukup mendatangkan hasil yang lumayan dan bisa mencukupi kebutuhan ditambah lagi saat ini banyak masyarakat yang suka memperindah pekarangan dengan menanam aneka jenis bunga.

Melihat potensi tersebut bagi dia yang berkecimpung di dunia pertukangan melihat modalnya tidak terlalu besar hanya denga semen, pasir, kawat dan cat tembok untuk membuat kerajinan tersebut yang mendatangkan cuan.

Bahan-bahan tersebut dibuat menjadi adonan semen atau campuran beton dan dengan alat cetak yang sudah dia buat manual kemudian diisi dengan campuran pasir dan semen tersebut.

Hasil cetakannya menjadi beragam model pot bunga dan ukuran dengan kirasan harga masing-masing pot Ia patok dengan harga 50 ribu rupiah hingga 100 ribu rupiah tergantung model dan ukuran.

“Pembuatannya pun masih secara manual, yah Syukurlah dalam sehari bisa memproduksi 5  hingga 10 biji pot dengan berbagai ukuran," ungkap pria kelahiran Ende Lio ini, Sabtu 28 Januari 2023 di  kediamannya.

Baca juga: Cegah ASF, Peternak di Kabupaten Kupang Minta Pemerintah Upayakan Vaksin

"Ada juga pemesan dari luar seperti Kota Kupang , syukurlah melalui usaha kecilan dari pembuatan Pot bunga bisa mampu menopang kebutuhan ekonomi keluarga kami,” sambung pria yang biasa disapa Eja Moses.

Kedepan dirinya ingin usaha ini terus berkembang dan bisa menjafi suatu usaha yang mampu membuka lapangan kerja bagi banyak orang.

Dengan usahanya yang masih manual namun sudah mendapatkan pasar dirinyanjuga berharap dilirik pemerintah dengan bantuan masin pencetak sehungga bisa memaksimalkan hasil juga kualitas pot bunga yang dia produksi.(ary)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved