Pilpres 2024

Ahmad Ali Ajukan Syarat Mutlak Koalisi Perubahan: Godok Dulu Kriteria Baru Tetapkan Nama Cawapres

Ahmad Ali Wakil Ketua Umum Partai Nasdem mengajukan syarat mutlak bagi partai yang bergabung ke Koalisi Perubahan yang kini sedang digelorakan NasDem.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
AJUKAN SYARAT - Partai NasDem kini ajukan syarat bagi sosok yang akan mendampingi Anies Baswedan jadi calon presiden pada Pilpres 2024. Jika bukan AHY jadi calon RI-2, apakah Demokrat siap dukung Anies? 

POS-KUPANG.COM - Ahmad Ali, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem mengajukan syarat mutlak bagi partai yang ingin bergabung dalam Koalisi Perubahan yang kini sedang digerolakan Partai NasDem.

Syarat mutlak bagi Koalisi Perubahan, adalah menggodok dulu kriteria baru ditetapkan nama calon yang akan menjadi RI-2 dan diusung Koalisi Perubahan pada Pilpres 2024 mendatang.

Ahmad Ali menandaskan hal tersebut merespon komitmen Partai Demokrat dalam mendukung Anies Baswedan jadi calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 mendatang.

Dia melontarkan pernyataan, apakah Partai Demokrat bersedia mendukung Anies, jika Agus Harimurti Yudhoyono tak dipilih jadi pendamping Anies Baswedan?

Baca juga: Anies Baswedan Diminta ke Tangerang Hingga Didoakan Nitizen Jadi Pemimpin di Negeri Tercinta

“Pertanyaannya, kalau Anies tidak dengan itu (AHY) apakah mau tetap dukung Anies?” kata Ali kepada wartawan, Selasa 24 Januari 2023.

Oleh karena itu, lanjut dia, Partai NasDem tak mau buru-buru membicarakan kans AHY atau sosok lainnya sebagai cawapres Anies pada Pemilu 2024.

TAK MASALAH - Sekjen PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsy mengungkapkan sikap PKS terkait pencapresan pada Pilpres 2024. PKS tak mempermasalahkan kalau pendamping Anies Baswedan adalah AHY dari Partai Demokrat.
TAK MASALAH - Sekjen PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsy mengungkapkan sikap PKS terkait pencapresan pada Pilpres 2024. PKS tak mempermasalahkan kalau pendamping Anies Baswedan adalah AHY dari Partai Demokrat. (POS-KUPANG.COM)

Sejak awal, katanya, Nasdem tak ingin koalisinya hanya fokus pada figur cawapres tertentu. “Kita tidak mau, jangan bicara dulu tentang figur," ujarnya.

Jadi jangan kemudian ya saya bergabung, saya mau ini ya. Saya bergabung saya minta ini. Artinya ini kan mengunci,” ujarnya.

Dikatakannya, Nasdem ingin penentuan calon RI-2 senantiasa didahului dengan pembahasan atau penggodokkan kriteria calon.

Namun demikian, partai pimpinan Surya Paloh itu ingin supaya pembahasan kriteria cawapres dilakukan setelah Nasdem, Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat berkoalisi mengusung Anies sebagai capres.

Langkah ini guna memastikan komitmen koalisi sekaligus memberi kepastian bagi Anies untuk berkompetisi pada pemilu mendatang.

“Baru Nasdem yang hari ini mendukung Anies, yang lain belum ada pencetusnya, sekarang kita menunggu,” kata Ali.

Baca juga: Ganjar Pranowo Ungguli Anies Baswedan, Partai Buruh Rekomendasikan 4 Nama Jadi Cawapres 2024

Ali menambahkan, partainya mungkin mempertimbangkan langkah politik lain jika tak mendapatkan dukungan dari Demokrat dan PKS untuk mengusung Anies.

“Ketika kemudian ini terhambat dengan persyaratan yang tidak mungkin kita penuhi, tentunya kita harus punya alternatif-alternatif,” tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved