Pilpres 2024

Jokowi Mulai Beri Sinyal Soal Rencana Reshuffle Kabinet

Presiden Jokowi tidak membantah akan melakukan reshuffle, bahkan reshuffle bakal dilakukan dalam waktu dekat

Editor: Agustinus Sape
youtube sekretariat presiden
Presiden Jokowi memberi sinyal akan terjadi reshuffle atau perombakan kabinet. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Keinginan PDIP agar Presiden Joko Widodo alias Jokowi segera melakukan reshuffle atau perombakan kabinet tampaknya direspons sang presiden.

Presiden Jokowi tidak membantah akan melakukan reshuffle, bahkan reshuffle bakal dilakukan dalam waktu dekat

"Besok. Ya besok, bisa Jumat, bisa Senin, bisa Selasa, bisa Rabu," kata Jokowi usai meninjau kawasan PT Pertamina Hulu Rokan, Kamis 5 Januari 2023, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Namun, Jokowi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rencana reshuffle tersebut.

Dalam beberapa waktu terakhir, Jokowi berulang-ulang memberikan sinyal akan adanya perombakan kabinet.

Selepas meninjau Pasar Tanah Abang pada Senin 2 Januari 2023 lalu, Jokowi meminta publik bersabar dan menunggu terjadi atau tidaknya reshuffle kabinet.

"Tunggu saja. Ditunggu saja," ujar Jokowi menjawab pertanyaan wartawan.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan bahwa ada kemungkinan reshuffle dilakukan pada Januari ini.

"Mungkin Januari ini, kita tunggu bareng-bareng ya," kata Ngabalin, Kamis pagi.

Tekanan politik

PDI Perjuangan (PDIP) dinilai tengah memberikan tekanan politik kepada dua menteri asal Partai Nasdem sehubungan dengan isu reshuffle atau perombakan Kabinet Indonesia Maju (KIM).

Kedua menteri tersebut, yakni Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar.

Direktur Eksekutif Institute of Democracy and Strategic Affairs, Ahmad Khoirul Umam menyebut Yasin Limpo dan Siti Nurbaya Bakar memiliki loyalitas tinggi terhadap keputusan politik Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dalam mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Desakan PDIP menarik untuk dicermati. Karena, tekanan politik PDIP tampak hanya menyasar dua menteri Nasdem, Menteri KLHK dan Menteri Pertanian, yang memiliki loyalitas tinggi terhadap keputusan politik Surya Paloh dalam mencapreskan Anies Baswedan," kata Umam kepada Kompas.com, Kamis 5 Januari 2023.

Halaman
123
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved