KKB Papua
Mathius Fakhiri Ancam Pecat Oknum Polisi Kalau Jual Peluru ke KKB Papua: Saya Tidak Main-main
Mathius D Fakhiri Kapolda Papua mengancam akan memecat anggotanya kalau menjual peluru ke pihak lain termasuk Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB.
POS-KUPANG.COM – Mathius D Fakhiri, Kapolda Papua, mengancam memecat anggotanya kalau menjual peluru atau amunisi ke pihak lain, termasuk ( Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua ).
Ancaman itu dilontarkan Kapolda Papua setelah ditemukannya 1.000 butir amunisi peluru di daerah tersebut.
“Apabila anggota polisi terlibat dalam jual beli amunisi senjata api, maka oknum polisi tersebut pasti akan dipecat,” tandasnya.
Bahkan dalam kasus 1.000 amunisi itu pun ia akan mengambil tindakan tegas dengan memecat langsung oknum anggota yang bersangkutan.
Baca juga: KKB Papua – Tragedi Kemanusiaan Terjadi Sepanjang Tahun, Para Korban Berjatuhan Tanpa Ampun
Kapolda Mathius D Fakhiri mengatakan hal tersebut, dalam acara refleksi akhir tahun 2022 Polda Papua, di Kota Jayapura, Rabu 28 Desember 2022.
"Bagi anggota Polri yang masih berani-beraninya menjual beli amunisi, pasti akan saya pecat! Kita ini tidak main-main!," tegas Fakhiri.
Karena itu, mantan Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Papua ini meminta untuk terus mengawasi penggunaan amunisi oleh anggota Polri.
Selain itu ia juga bakal berkoordinasi dengan TNI demi memutuskan mata rantai jual beli amunisi di daerah bergolak tersebut.
"Kita ingin peredaran amunisi segera dihentikan," tegas Jenderal bintang dua tersebut.
Instruksi ini disampaikan Kapolda Papua, Mathius D Fakhiri setelah terungkap penemuan 1000 lebih butir amunisi.
Ribuan amunisi yang didapat dari tangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu diduga milik oknum dari TNI-Polri.
Untuk diketahui, dalam sejumlah kasus penjualan senjata api dan amunisi kepada pihak yang tak bertanggungjawab termasuk anggota Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua, sejumlah oknum aparat ditengarai terlibat.
Baca juga: KKB Papua - Frits Ramandey Tak Gentar Hadapi Ancaman KKB: Tuan Kocu Itu Belum Paham
Bagi yang ketahuan terlibat, Polda Papua telah memecat sejumlah oknum polisi, Bahkan yang bersangkutan juga diproseshukumkan.
Di daerah bergolah tersebut, tak hanya oknum polisi yang terlibat dalam tindak pidana perdagangan ilegal senjata api dan amunisi. Ada juga oknum polisi yang diduga terlibat.
Sementara selama ini, tak sedikit senjata api milik anggota KKB Papua, diperoleh melalui jalur perdagangan ilegal yang melibatkan dunia internasional. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS