Natal 2022

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Ikan di Kupang Naik 100 Persen

Menjelang hari raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, harga ikan di Kota Kupang, naik hampir 100 persen.

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/ASTI DHEMA
Seorang penjual di Pasar Ikan Oeba Kota Kupang mengangkat ikan tuna besar. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Menjelang hari raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, harga ikan di Kota Kupang, naik hampir 100 persen.

Di Pasar Ikan Oeba, ikan sarden dijual dengan harga Rp 20 ribu per 3 kumpul. Ikan kombong lajang kecil Rp 20 per kumpul dengan isi 7 - 8 ekor dan 3 kumpul Rp 50 ribu.

Sementara kombong padi 8 ekor seharga Rp 20 ribu. "Posisi sekarang ikan kurang," ungkap Anus, salah satu penjual di Pasar Ikan Oeba Kota Kupang.

Menurut Anus, kondisi ikan kurang terjadi sejak dilanda badai Seroja. Ikan mulai berkurang dan harga ikan dari hari ke hari semakin melonjak.

Adapun kenaikan harga ikan disebabkan cuaca dan arus laut yang besar. "Karena cuaca. Angin dan lagi mendung. Laut tidak tenang arus kencang," timpal John, salah satu penjual ikan.

Menurut pengakuan keduanya, mereka membeli satu ember ukuran sekitar 20 kg ikan sarden seharga Rp 1 juta dan kombong lajang satu box sedang seharga Rp 3 juta.

"Pembeli tanggal begini, sudah menurun. Belanja tidak normal kecuali di hari Minggu," ujar John.

Baca juga: Harga Ikan Mahal di Pasar Tradisional Kota Kupang 

Meskipun ikan kurang tetapi tetap mengalami penumpukan karena ikan lama belum terjual akibat sepi pembeli.

Sementara untuk ikan-ikan sedang dan besar seperti belang kuning, baby tuna juga mengalami kenaikan hampir 100 persen. Biasanya dijual dengan harga Rp 25 ribu sekarang naik menjadi Rp 40 ribu per kg.

Hal ini disampaikan penjual ikan, Ibrahim Tamonob saat ditemui POS-KUPANG.COM pada Rabu, 21 Desember 2022.

Harga ikan mancing dari Rp 30 ribu menjadi Rp 50 sampai dengan Rp 55 ribu per kilogram, Ikan Tenggiri Rp 75 per kilo biasanya hanya Rp 45 sampai dengan 50 ribu per kilogram.

Ikan anggolin per ekor Rp 150 sampai dengan Rp 175 ribu dan harga per kilogramnya dari Rp 20 ribu sampai Rp 28 ribu menjadi Rp 45 ribu sampai dengan 50 ribu.

Selain karena cuaca, kenaikan harga ikan juga disebabkan banyak masyarakat yang pulang kampung sehingga pembeli berkurang.

"Ikan kurang. Karena badai di luar. Yang lain sudah mudik jadi sepi," ujar Ibrahim Tamonob.

Kenaikan harga ikan sudah berlangsung sejak akhir November 2022. (dhe)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved