Berita NTT
Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Salurkan CSR Bagi Karyawan dan UMKM
Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang menyalurkan bantuan CSR bagi karyawan dan UMKM serta bantuan TJSL untuk renovasi rumah ibadah.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Angkasa Pura I (Persero) Bandara El Tari Kupang menyalurkan bantuan CSR bagi karyawan dan UMKM serta bantuan TJSL untuk renovasi rumah ibadah.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh General Manager (GM) Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, I Nyoman Noer Rohim, Selasa 20 Desember 2022.
I Nyoman mengatakan, bantuan itu dalam rangka memperingati hari raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Pihaknya menyalurkan 240 paket sembako senilai Rp 250 ribu untuk para karyawan, termasuk portir, juru parkir maupun cleaning servis.
Untuk tempat ibadah, diberikan bantuan masing-masing Rp 10 juta. Ada tiga rumah ibadah yang mendapat bantuan tersebut.
Sementara untuk UMKM mendapat suntikan dana bantuan sebesar Rp 100 juta.
"UMKM untuk yang akhir tahun ini ada tiga usaha (yang diberikan bantuan pendanaan). Ada usaha ayam potong kita berikan Rp 100 juta, pangkalan minyak Rp 50 juta, dan kios Rp 75 juta," sebutnya.
Baca juga: GM Angkasa Pura I : NTT Diharapkan Berkembang dan Lebih Maju
Ia berharap agar UMKM yang mendapat bantuan pendanaan bisa memanfaatkan anggaran yang ada.
Kalaupun proses pengembalian lebih baik, maka saat evaluasi bisa diberi rekomendasi agar melakukan pinjaman dengan jumlah yang lebih tinggi.
I Nyoman menyebut program yang dijalankan itu merupakan bagian dari perwujudan BUMN hadir untuk negeri. Penentuan UMKM, lanjut dia, memang bisa diajukan oleh siapapun. Pihaknya melakukan evaluasi dan survei sebagai pertimbangan pemberian pinjaman.
Paling penting adalah pengajuan proposal pendanaan sesuai dengan usaha yang ada atau tidak mengada-ada. UMKM yang dimaksud bisa dari sektor mana saja.
Salah satu penerima bantuan, Dominggus Hina mengaku sudah mendapat dua kali pinjaman dari Angkasa Pura I Bandara El Tari. Bantuan pertama ia dapat di tahun 2017.
Pengusaha ayam potong di Tilong Kabupaten Kupang ini mengajukan bantuan pendanaan tahap II di tahun 2021. Karena kondisi pandemi Covid-19 sehingga bantuan belum terealisasi.
Ia mengaku pertama kali mendapat informasi tentang pengajuan pinjaman ke tempat itu melalui kerabatnya. Dari sana, dia mencoba dan diterima oleh manajemen Angkasa Pura I selaku pemberi pinjaman.
Baca juga: Swab Antigen/PCR Bukan Syarat Wajib Penumpang. ini Penjelasan GM Angkasa Pura I Bandara El Tari
Setelah pinjaman pertama lunas, Dominggus mengajukan lagi. Hasilnya baru bisa terwujud di tahun 2022 ini setelah kondisi pandemi Covid-19 meredah.
"Pelayanan di sini sangat bagus. Saya terlambat waktu itu di pinjaman pertama, saya pikir pengajuan berikut saya tidak dapat lagi. Tapi petugas di sini bilang bisa. Kebetulan waktu itu tunggakan saya juga sisa sedikit. Petugas bilang, tidak apa-apa," ujarnya.
Dominggus mengaku mendapat banyak kemudahan, selain bunga pengembalian yang kecil.
Proses pengambilan baru dilakukan setelah tiga bulan pinjaman itu digunakan. Dia menegaskan toleransi yang diberikan sangat tinggi.
Dengan tambahan dana ini, Dominggus ingin mengembangkan usaha ayam potong dan membuka unit usaha baru yakni ternak babi.
Saat ini Dominggus memiliki lebih dari 2000 ekor ayam potong dengan hampir 10 orang pekerja.
Ia berharap agar program ini terus ada agar bisa membantu masyarakat yang ingin berusaha.
Dominggus juga mengimbau agar sama-sama menjaga kepercayaan dengan pemberi modal agar tidak ada pihak yang dirugikan. (fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS