Berita Sumba Barat Daya
Kelompok UMKM Binaan Bank NTT Minta Tambahan Modal Usaha
Para para pedagang tersebut diantaranya Kornelia Wastu Bouka dan Arince Dapa. Mereka meminta pemerintah dan Bank NTT dapat memberikan tambahan modal
Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM,TAMBOLAKA - Kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM binaan Bank NTT meminta tambahan modal usaha demi mengembangkan usahanya.
Para pengusaha UMKM seperti kain tenun sumba, kopi Sumba, jahe wangi, jahe temulawak dan kerajinan lainnya mengaku tidak bisa memperluas usaha karena keterbatasan modal usaha.
Mereka berharap manajemen Bank NTT dapat memberi tambahan modal usaha sehingga dapat meningkatkan usahanya.
Baca juga: Konsultan Asal China Lakukan Survey di Lokasi Budidaya Udang Terintegrasi Sumba Timur
Demikian beberapa pelaku UMKM binaan Bank NTT Cabang Waitabula Sumba Barat Daya dan Bank NTT Cabang Waibakul, Sumba Tengah secara terpisah ditemui POS-KUPANG.COM saat menjual produk usaha UMKM miliknya di lokasi acara peringatan HUT NTT ke-64 di Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya, Selasa 20 Desember 2022.
Para para pedagang tersebut diantaranya Kornelia Wastu Bouka dan Arince Dapa. Mereka meminta pemerintah dan Bank NTT dapat memberikan tambahan modal sehingga dapat mengembangkan lainnya. Komoditi lokal banyak tetapi tidak bisa diolah menjadi produk bermanfaat dan bernilai ekonomis tinggu karena keterbatasan anggaran.
Meski demikian mereka mengaku bersyukur sudah dapat berusaha berkat dukungan modal usaha oleh bank NTT. Harapan Bank NTT dapat menambah pengucuran modal usaha sehingga UMKM binaan bank NTT berkembang lebih maju ke depan.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS