Breaking News
Rabu, 6 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Rabu 21 Desember 2022, Terbuka dan Percaya kepada Tuhan

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Terbuka dan Percaya kepada Tuhan.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - RP. Markus Tulu SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk Rabu 21 Desember 2022 dengan judul Terbuka dan Percaya kepada Tuhan. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. Markus Tulu SVD dengan judul Terbuka dan Percaya kepada Tuhan.

RP. Markus Tulu menulis Renungan Harian Katolik ini dengan merujuk bacaan pertama Kitab Nubuat Zefanya. 3: 14-18a; dan bacaan Injil Lukas 1: 39-45.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Rabu 21 Desember 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

Bersorak-sorailah, hai putri Sion, bergembiralah hai Israel dan bersukacitalah serta beria-rialah dengan segenap hati hai putri Yerusalem. Tuhan Allahmu ada di tengah-tengahmu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan.  Janganlah takut kepada malapetaka karena Tuhan telah menyingkirkan hukuman yang dijatuhkan atasmu.

Di sini ternyata Tuhan memberikan kita kekuatan. Bahwa Dia ada di tengah-tengah kita.

Hal itu berarti bahwa kita tak pernah dibiarkan sendirian. Tuhan ada di tengah-tengah kita untuk membantu kita.

Karena itu sebagai umat beriman kita mesti yakin bahwa Tuhan akan memberikan kita kekuatan dan keberanian.

Tuhan akan menuntun dan membimbing kita untuk sampai merebut kemenangan.

Akan tetapi untuk bisa sampai ke hal yang seperti ini, maka dituntut dari kita adalah sikap terbuka dan percaya kepada Tuhan.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 20 Desember 2022, Kaul Kekal Maria

Sikap ini menjadi perlu dan menjadi dasar utama bagi kita kaum beriman. Karena tanpa sikap dasar yang terbuka dan percaya kepada Tuhan, hidup kita tidaklah berguna dan bahkan binasa.

Padahal Tuhan ada di tengah-tengah kita guna membebaskan kita dari belenggu dosa dan maut. Tuhan ada di tengah-tengah kita.

Karena itu, hiduplah dengan hati yang penuh sukacita dan senantiasa bersyukur.

Tentu saja hidup dengan hati yang penuh sukacita dan senantiasa bersyukur itu mempunyai pendasaran dan menjadi pegangan hidup kita.

Kita saksikan sukacita hidup Elisabeth yang sedang mengandung Yohanes Pembaptis ketika mendapat kunjungan dari Maria yang sedang mengandung dan yang akan melahirkan Yesus.

Sukacita Elisabeth ini hendaklah juga menjadi sukacita kita kaum beriman. Karena pasti Maria bunda Allah itu ketika mengunjungi kita dengan membawa serta Yesus, Sang Pembawa kabar baik yang menyelamatkan kita.

Yesus, Tuhan itu, senantiasa ada di tengah-tengah keseharian hidup kita. Yesus mau menuntun kita agar kita bisa merebut kemenangan iman. Sehingga dosa dan maut kita kalahkan. Kejahatan, permusuhan dan kebencian kita halaukan dari tengah-tengah kebersamaan kita.

Supaya kebersamaan kita untuk selanjutnya hanya ditandai dengan sukacita hidup dan syukur yang ikhlas.

Itulah tanda hidup dari orang-orang yang membawa Yesus di dalam hidup mereka.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 20 Desember 2022, Aku Ini Hamba Tuhan

Maria dan Elisabeth telah menjadi contah yang baik bagi kita. Relakah kita untuk hidup seperti mereka yakni membawa Yesus ke tengah-tengah kebersamaan kita?

Tapi ingat, bukan untuk mengkristenkan yang lain. Melainkan menegaskan bahwa hidup kekristenan mesti ditandai dengan kasih persaudaraan yang sejati. 

Teks Lengkap Bacaan Rabu 21 Desember 2022

BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Rabu 21 Desember 2022.
BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Rabu 21 Desember 2022. (Tokopedia)

Bacaan Pertama: Kidung Agung 2:8-14

Lihatlah kekasihku datang

Bacaan dari Kidung Agung:

Dengarlah! Itulah kekasihku! Lihatlah, ia datang, melompat-lompat di atas gunung, meloncat-loncat di atas perbukitan. Kekasihku itu laksana kijang atau anak rusa.

Lihatlah, ia berdiri di balik dinding kita, sambil menengok-nengok melalui tingkap-tingkap, dan melihat dari kisi-kisi.

Kekasihku angkat bicara, katanya kepadaku, “Bangunlah, manisku! Jelitaku, marilah! Lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah berlalu.

Di ladang telah nampak bunga-bunga, tibalah sudah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita. Pohon ara mulai berbuah, dan bunga pokok anggur semerbak baunya.

Bangunlah, manisku! Jelitaku, marilah! Merpatiku di celah-celah batu, dalam persembunyian di lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab suaramu sungguh merdu, dan jelita nian parasmu!”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Syukur Kepada Allah.

Atau

Zefanya 3:14-18a

"Tuhan, Raja Israel, ada di tengah-tengahmu."

Bacaan dari Kitab Sefanya:

Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bergembiralah, hai Israel! Bersukacita dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem! Tuhan telah menyingkirkan hukuman yang dijatuhkan atasmu, Ia telah menebas binasa musuh-musuhmu.

Raja Israel, yakni Tuhan, ada di tengah-tengahmu; engkau tidak akan takut kepada malapetaka lagi. Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem, “Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lunglai.

Tuhan Allahmu ada di tengah-tengahmu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bersukaria karena engkau, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, dan Ia bersorak gembira karena engkau seperti pada hari pertemuan raya.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm. 33:2-3,11-12,20-21

Refr. Bersorak-sorailah dalam Tuhan, hai orang-orang benar! Nyanyikanlah bagi-Nya lagu yang baru!

1.    Bersyukurlah kepada Tuhan dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali! Nyanyikanlah bagi-Nya lagu yang baru; petiklah kecapi baik-baik mengiringi sorak dan sorai.

2.    Rencana Tuhan tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun temurun. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya!

3.    Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan, Dialah penolong dan perisai kita. Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.

Bait Pengantar Injil

Refr. Alleluya.

O Imanuel, Engkau raja dan pemberi hukum. Datanglah dan selamatkanlah kami, ya Tuhan Allah kami. Alleluya.

Bacaan Injil: Lukas 1:39-45

"Siapakah aku ini sampai Ibu Tuhanku mengunjungi aku?"

Beberapa waktu sesudah kedatangan Malaikat Gabriel, bergegaslah maria ke pegunungan menuju sebuah kota di wilayah Yehuda.

Ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.

Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya, dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu bersru dengan suara nyaring, “Diberkatilah engkau di antara semua wanita, dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Sungguh, berbahagialah dia yang telah percaya, sebab firman Tuhan yang dikatakan kepadanya akan terlaksana.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik lainnya

Ikuti berita Pos-Kupang.com di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved