Berita Malaka

Bupati dan Wakil Bupati Malaka Realisasikan Janji Kampanye Terkait Insentif Buat Fukun

Pemberian insentif kepada fukun ini menjadi salah satu program utama pada masa kepemimpinan keduanya karena mereka sangat menghormati adat istiadat

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/Istimewa
DUET SN-KT- Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak dan Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin, S.Sos atau SN-KT. Salah satu janji kampanye kedua pimpinan kepada masyarakat berkaitan dengan adat istiadat yakni pemberian insentif kepada para fukun kini telah direalisasikan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN- Bupati Malaka DR. Simon Nahak dan Wabup Malaka Louise Lucky Taolin yang pada kampanye pilkada lalu mengusung  tagline SN-KT menjanjikan soal pemberian insentif kepada para fukun kini mulai terealisasi.

Pemberian insentif kepada fukun ini menjadi salah satu program utama pada masa kepemimpinan keduanya karena mereka sangat menghormati adat istiadat serta budaya Malaka.

Terkait dengan realisasi pemberian insentif buat fukun ini, Bupati Malaka DR. Simon Nahak ketika dikonfirmasi Pos Kupang di Betun, Ibu kota Malaka, Jumat 16 Desember 2022 membenarkan.

"Untuk kepentingan masyarakat harus kita buktikan. Apalagi di hadapan publik kita sudah berjanji, maka saatnya untuk membuktikan," ucapnya.

"Kita tidak hanya sekedar diskusi tapi sudah harus eksekusi. Intinya, rakyat harus dinomorsatukan. Kepentingan rakyat di atas segalanya. Bonum commune suprema lex," tambahnya.

Baca juga: Piala Dunia 2022, Bupati Malaka Dukung Argentina Menangkan Piala Dunia di Qatar, Ini Alasannya

Orang nomor satu di Malaka ini lebih jauh mengemukakan pemberian insentif kepada fukun merupakan satu gebrakan moral yang terwujud untuk rakyat Malaka. 

"Kami lakukan semua ini demi memberikan jawaban pasti untuk menegakkan adat hakneter malu, haktaek malu dalam lingkaran sabete saladi yang menjadi satu kekuatan utama membangun daerah yang kita cintai ini," tandas putra asal Desa Weulun, Wewiku ini. 

Bupati yang selalu menekankan semboyan lebih baik eksekusi dari pada diskusi ini mengutarakan, komitmen untuk memberikan perhatian kepada para fukun ini merupakan satu kesadaran penuh bahwa membangun Malaka tidak bisa lepas dari filosofi 3 batu tungku yakni Allah, Adat dan Pemerintahan. 

Sementara itu Petrus Klau dan Andreas Tey Seran ketika ditemui di Kantor Camat Malaka Tengah memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati dan Wakil Bupati Malaka. 

"Apa yang dijanjikan kepada masyarakat harus dibuktikan. Sebagai pemimpin, harus bisa dipegang kata-katanya dan Bupati dan Wakil Bupati sekarang membuktikan itu," kata Andreas Tey Seran dari Desa Kakaniuk, Malaka Tengah. 

Baca juga: Pemda Malaka Gandeng Lembaga Agama Jalin Sinergitas Bangun Daerah

Sementara itu Petrus Klau dari Kamanasa mengatakan akan terus mendukung kegiatan dan program dari pemerintah yang berkaitan dengan adat istiadat. 

"Prinsipnya adat sabete saladi, hakneter haktaek selalu harus diutamakan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Karena adat itu selalu membawa kedamaian," kata Petrus. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved