Berita Sumba Barat

Bupati Sumba Barat Resmikan Pemanfaatan Pompa Panen Surya di Waimaringu

pompa transfer buatan Jerman merk Lorentz merupakan bantuan dari lembaga pengembangan energi  baru terbarukan Universitas Kristen Immanuel Yogyakarta

Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
BUKA KRAN- Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H membuka kran air pertanda meresmikan pemanfaatan pompa air tenaga surya itu, Selasa 13 Desember 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK- Bupati Sumba Barat Yohanis Dade S.H meresmikan pemanfaatan pompa air panen surya di Dusun IV, Desa Modu Waimaringu, Kecamatan Loli, Sumba Barat,, Selasa 13 Desember 2022.

Peresmian ditandai dengan membuka salah kran air di Dusun IV Desa Modu Waimaringu itu.

Dengan demikian, warga Dusun IV, Dewa Modu Waimaringu, Kecamatan Loli, Sumba Barat sudah dapat menikmati air bersih tersebut.

Pompa air tenaga surya yang dibangun menggunakan pompa transfer buatan Jerman merk Lorentz merupakan bantuan dari lembaga pengembangan energi  baru terbarukan Universitas Kristen Immanuel Yogyakarta berkerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumba Barat.

Dalam sistem pemompaan air tenaga surya atau sistem pompa PV, air dipompa dari mata air atau dalam beberapa kasus, dari perairan terbuka dengan sistem pemanfaatan tenaga matahari atau tenaga surya untuk memompa air (air bersih atau irigasi) dengan menggunakan solar panel yang dipasang di sekitar sumber air.

Baca juga: Kesepakatan Kanwil Kemenkumham NTT dan Pemda Sumba Barat Daya Terkait Pembangunan Hukum

Untuk melakukan ini, modul PV yang diperlukan untuk menghasilkan energi pertama kali dipa pada struktur pendukung dan disejajarkan.

Panel diikat langsung ke struktur ini dengan sekrup self-tapping dan struktur pendukung dibeton. Air yang dipompa dimasukkan ke dalam reservoir air yang terletak di titik yang secara topografis lebih tinggi dan dikumpulkan di sana dan selanjutnya dialirkan melalui pipa-pipa.

Sistem pompa air tenaga surya sangat efisien dan ramah lingkungan karena tanpa menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dan juga baterai, karena sistem pompa air tenaga surya adalah menyimpan air yang disimpan ke bak tandon ataupun bisa disalurkan langsung.

Di Dusun IV ini terpasang 15 titik kran air untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi lebih kurang 50 KK atau sekitar ratusan jiwa. Ke depan berencana memperluas jaringan air hingga menjangkau semua masyarakat desa ini.

Kepala Lembaga Pengembangan Energi Baru Terbarukan Universitas Kristen Immanuel Yogyakarta, Daniel Pianka  didampingi Ibu Anita Yuan mengatakan sebelumnya  bersama tim memberikan bantuan listrik tenaga surya kepada gereja-gereja.

Baca juga: Pemda Sumba Barat Persilahkan Warga Datangkan Babi Dari Luar Asalkan Miliki Ini

Selain itu juga memperioleh informasi dari seoramg pendeta bahwa masyarakat juga sangat membutuhkan air bersih.

Lebih lanjut Daniel menjelaskan pada  tahun 2000 ada sebuah lembaga di Jerman  ingin memberikan bantuan dan bersamaan teringat Sumba. Selanjutnya pada tahun 2021  bersama tim datang ke Sumba bertemu Bapak Bupati Sumba Barat,  lalu diadakan survey lokasi mata air dan sampai terbangunlah pompa air tenaga surya di Sumba Barat yang hari ini diresmikan bapa Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H.

Dalam kesempatan itu, Daneil menyampaikan  rasa terima kasih banyak kepada  Bupati Sumba Barat beserta jajarannya atas dukungan hingga pembangunan pompa panen surya terlaksana dengan baik

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved