Berita ATK Kupang
ATK Wisuda 118 Diploma III, Gubernur Laiskodat: NTT Butuh Petarung Lapangan
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat wisuda ATK Kupang mengatakan, Provinsi NTT tak hanya butuh orang cerdas
Penulis: Kanis Jehola | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM, KUPANG – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat wisuda ATK Kupang mengatakan, Provinsi NTT tak hanya butuh orang cerdas tapi juga petarung-petarung lapangan yang hebat, pantang menyerah dalam kondisi apapun.
Hal ini disampaikan Gubernur Laiskodat dalam sambutannya saat Wisuda Diploma III ke-38 Akademi Teknik Kupang (ATK) Tahun 2022, di Restoran Oriental ( Lantai 2) Jalan Timor Raya Km 6 Kelurahan Oesapa, Kota Kupang, Sabtu 10 Desember 2022.
Sebelum menyampaikan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan Provinsi NTT, Gubernur Laiskodat mengangkat hasil penelitian Harvard University.
Menurut hasil penelitian Harvard University, demikian Gubernur Laiskodat, yang lulus dengan predikat Summa Cumlaude kebanyakan menjadi peneliti.
Sedangkan yang lulus dengan predikat Cumlaude kebanyakan menjadi manajer di perusahaan-perusahaan.
Sementara yang lulus dengan predikat biasa-biasa saja bahkan susah baru lulus, itu yang kebanyakan nantinya menjadi petarung-petarung hebat di lapangan. Walaupun ditekan dan menghadapi masalah dia akan jalan terus.
“Yang lulus dengan predikat Summa Cumlaude tadi, itu kalau tidak ada penelitian dia cuma tanganga saja. Begitu juga yang lulus dengan predikat Cumlaude yang kebanyakan menjadi manajer, dia hanya bisa perintah-perintah saja. Jadi yang lulus biasa-biasa saja ini yang nantinya menjadi petarung hebat,” katanya.
Baca juga: ATK Kupang Kerja Sama Kementerian PUPR Siapkan Tenaga Kerja Konstruksi Berkompeten
Dikatakannya, saat ini banyak orang yang pintar tapi tidak tahan tekanan. Kalau ditekan sedikit saja dia sudah lari.

Karena itu, kata Gubernur Laiskodat, Provinsi NTT membutuhkan orang yang tidak hanya cerdas tapi juga punya daya tahan tinggi, tahan terhadap berbagai tekanan dalam kondisi apapun yang dihadapi.
“Jangan kena hujan sedikit langsung lari, lalu apa bedanya dengan kambing? Coba liat kambing, kalau hujan sedikit saja dia sudah lari,” katanya, disambut tawa peserta dan undangan.
Dikatakannya, akibat tidak tahan terhadap ujian di lapangan, banyak yang tamat sarjana menjadi penganggur.
Baca juga: Kunjung Kampus ATK Kupang,Gubernur Viktor Laiskodat Minta Produksi Mesin Bisa Dipakai Provinsi Lain
“Saya berharap lulusan ATK ini harus jadi petarung, jangan hanya harap PNS. Tapi kalau ada yang sudah jadi PNS ya lanjutkan saja,” katanya.
Saat Wisuda Diploma III ke-38 Akademi Teknik Kupang (ATK) Tahun 2022 juga diumumkan tiga orang wisudawan terbaik ATK, yaitu Balbina Hendra Klavia, IPK 3,43 dengan lama studi 7 semester; Mersie Hanna Sanam, IPK 3,48 dengan lama studi 8 semester; dan Anderson Maniata IPK 3,36 dengan lama studi 8 semester.
Hasilkan 1.736 Ahli Madya Teknik
Direktur ATK Kupang, Ir. Piter Djami Rebo, M.Si dalam sambutanya, mengatakan, dalam acara Wisuda Diploma III ke-38 ini Akademi Teknik Kupang mempersembahkan 118 orang Ahli Madya Teknik. Sehingga sejak dibuka sampai dengan saat ini ATK telah menghasilkan sebanyak 1.736 Ahli Madya Teknik.