Breaking News:

Berita Timor Tengah Utara

Serahkan Uang Terpidana Tipikor ke Kas Negara, Total Penyetoran PNBP Kejari TTU Capai Rp 2,4 M

Penyerahan uang denda dari terpidana Munawar Lutfi sebesar Rp. 100.000.000 ini berlangsung di Aula Kejari TTU, Rabu, 7 Desember 2022

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Pose pihak petugas Bank Mandiri Cabang Kefamenanu, Kasie Pidsus Kejari TTU, Andrew P. Keya, Kasie Pidum Kejari TTU, Ahmad Fauzi, Kasie Intel Kejari TTU, Hendrik Tiip saat penyerahan uang denda ke Kas Negara, Rabu, 7 Desember 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara / Kejari TTU menyerahkan uang denda terpidana kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) jilid II Pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) pada RSUD Kefamenanu tahun anggaran 2015.

Penyerahan uang denda dari terpidana Munawar Lutfi sebesar Rp. 100.000.000 ini berlangsung di Aula Kejari TTU, Rabu, 7 Desember 2022 ini dihadiri oleh pihak petugas Bank Mandiri Cabang Kefamenanu, Kasie Pidsus Kejari TTU, Andrew P. Keya, Kasie Pidum Kejari TTU, Ahmad Fauzi, Kasie Intel Kejari TTU, Hendrik Tiip.

Kajari TTU, Robert Jimmi Lambila, S. H., M. H melalui Kasie Pidsus Kejari TTU, Andrew P. Keya menjelaskan bahwa, uang tersebut merupakan pembayaran uang denda dari  terpidana Munawar Luthfi berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kupang Nomor 39/PID.SUS-TPK/2022/PN.Kpg, Tanggal 27 Oktober 2022.

Baca juga: Sosialisasi di TTU, Melki Laka Lena Minta Pemerintah dan DPRD Rumuskan Perda yang Berpihak ke UMKM

Menurutnya, dalam Putusan Pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap pada tanggal 03 November 2022 lalu, di mana terpidana Munawar Luthfi dihukum untuk membayar uang denda sebesar Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah) dan jika tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan 10 bulan.

Menindaklanjuti keputusan Pengadilan Tipikor Kupang tersebut, terpidana kemudian menyerahkan uang denda tersebut kepada Kejari TTU dan kemudian dilanjutkan proses penyerahan oleh Kejari TTU ke Kas Negara.

Dalam persidangan tersebut Majelis Hakim menjatuhkan hukumam kepada 4 orang terdakwa yakni Yoksan M. D. Bureni, Munawar Lutfi, Didi Darmadi, dan Agus Sahroni untuk membayar uang denda kepada negara dengan subsidair 10 Bulan hukuman penjara.

"Salah satu terpidana atas nama Munawar Lutfi, telah menyerahkan uang denda senilai Rp. 100.000.000 kepada penuntut umum dan uang tersebut, pada saat ini kami serahkan ke Kas Negara melalui Bank Mandiri Cabang Kefamenanu," ungkapnya.

Baca juga: Kabupaten Kupang Raih Juara Umum Lomba Pacuan Kuda Piala Gubernur NTT di TTU

Dikatakan Andrew, dengan adanya penyetoran denda dari Terpidana Munawar Luthfi yang ada dalam rekening titipan Kejari TTU maka semua Uang Pengganti dan uang denda dari para terpidana telah disetorkan ke Kas Negara sebagai PNBP Kejaksaan.

Oleh karena denda sudah dibayar oleh terpidana Munawar Lutfi, maka terpidana tidak lagi menjalani pidana subsidair denda 10 bulan.

Dengan penyerahan uang denda terpidana kasus Tipikor Pengadaan Alkes RSUD Kefamenanu tahun 2015 ke Kas Negara tersebut maka, pada tahun 2022 Kejari TTU sukses menyetor PNBP  sebesar Rp. 2, 4 Miliar

"Jadi, kita sudah setorkan PNBP pada tahun 2022 sebesar Rp. 2.416.296.520," ucap Andrew.

Sementara itu, Kasie Intel Kejari TTU, Hendrik Tiip juga menuturkan bahwa, sebelumnya pada Kamis, 16 Juni 2022, Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara melakukan penyetoran uang senilai Rp.1.433.111.814,00 (satu milyar empat ratus tiga puluh tiga juta seratus sebelas ribu delapan ratus empat belas rupiah) ke kas negara.

Baca juga: Dorong Peningkatan Produksi dan Ekspor, Kantor Karantina Pertanian Kupang Gelar Workshop di TTU

Jumlah penyetoran kerugian keuangan negara tersebut, ujarnya, merupakan akumulasi dari penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Puskesmas Inbate pada Dinas Kesehatan TTU Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp. 1.212.231.813,00 (satu milyar dua ratus dua belas juta dua ratus tiga puluh satu ribu delapan ratus tiga belas rupiah) dan terkait penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi pengelolaan Keuangan Desa Makun senilai Rp. 220.880.000,00 ( dua ratus dua puluh juta delapan ratus delapan puluh ribu rupiah).

Tidak hanya itu, Hendrik juga menjelaskan bahwa, pada tanggal  07 Juli 2022 lalu, Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara kembali melakukan penyetoran uang senilai Rp. 370.926.707,00 (tiga ratus tujuh puluh juta sembilan ratus dua puluh enam ribu tujuh ratus tujuh rupiah) ke kas negara.

Uang tersebut, merupakan pengembalian dari pihak rekanan atas temuan Inspektorat dan uang yang disita dari rumah bendahara desa dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi Pengelolaan Keuangan Desa Banain B, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten TTU Tahun Anggaran 2017-2020. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved