Berita Sumba Barat
DPRD Sumba Barat Minta Pemerintah Segera Tangani Serangan Hama Belalang di Lamboya
Saat ini nampak ribuan bahkan jutaan anak belalang menyerang rumput bahkan sebagian tanaman jagung milik petani di tiga desa itu.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK- Wakil Ketua DPRD Sumba Barat, Lukas Lebu Gallu meminta pemerintah segera menangani serangan hama belalang di Desa Welibo, Kabukarudi dan Desa Patiala Bawah di Kecamatan Lamboya, Sumba Barat.
Saat ini nampak ribuan bahkan jutaan anak belalang menyerang rumput bahkan sebagian tanaman jagung milik petani di tiga desa itu.
Tanaman jagung yang baru tumbuh yang ditanam petani saat hujan pertama turun habis dimakan belalang.
Untung sebagian besar petani belum tanam karena sedang mempersiapkan lahan sekaligus menunggu hujan normal.
Ia kuatir bila terlambat menangani belalang, para petani terancam gagal tanam dan panen jagung.
Baca juga: Atasi Serangan Hama Belalang, Ini Langkah Kepala BPBD Sumba Barat
Kepada Pos Kupang, Senin 21 November 2022, Lukas Lebu Gallu menyampaikan saat ini para petani sedang giatnya mengolah lahan untuk musim tanam kali ini.
Selaku wakil rakyat Sumba Barat tentu mendukung kerja keras petani mempersiapkan lahan untuk musim tanam kali ini.
Namun demikian, ada kekuatiran dengan adanya serangan hama belalang di wilayah Lamboya.
Bila tidak segera diatasi dapat mengancam tanaman petani kali ini. Untuk itu, ia meminta pemerintah segera mengatasinya.
Sementara itu Bupati Sumba Barat Yohanis Dade S.H yang diminta komentar tentang penanganan serangan hama belalang di wilayah Lamboya mengatakan telah memerintahkan staf dalam hal ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumba Barat mengatasinya.
Baca juga: Kementerian Pertanian Dukung Gerdal Serentak Hama Belalang, Kawal Keamanan Pangan di Pulau Sumba
Selain itu telah memerintahkan camat untuk berkoordinasi dengan para kepala menangani hama belalang.
Ia optimis bersama masyarkat dapat mengatasunya.
Bupati terus mendorong petani mempersiapkan lahan mengingat hujan mulai turun.
Mempersiapkan lahan lebih cepat agar petani menanam tepat waktu dan hasilnya memuaskan pula.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/lukas-lebu-gallu-sh.jpg)