Berita NTT
Dokter Spesialis Penyakit Dalam di NTT Rayakan HUT PAPDI ke 65 Tahun
Kegiatan itu melibatkan masyarakat dan para dokter yang tergabung dalam PAPDI NTT. Ada senam yang dilakukan hingga pemeriksaan kesehatan gratis
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG -Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia ( PAPDI ) di NTT merayakan hari ulang tahun (HUT) PAPDI ke 65 tahun.
Dalam perayaan di NTT, berlangsung di pelataran rumah sakit Bhayangkara / RSB Titus Ully Kupang, Minggu 20 November 2022, bertajuk bersama membangun Indonesia sehat dan produktif.
Kegiatan itu melibatkan masyarakat dan para dokter yang tergabung dalam PAPDI NTT. Ada senam yang dilakukan hingga pemeriksaan kesehatan gratis, seminar awam serta pemotongan tumpeng.
Baca juga: Apotik Tiga Radja Resmi Beroperasi di Kota Kupang
Ada juga rangkaian acara yang dilakukan secara daring bersama semua PAPDI se-Indonesia dan provinsi Lampung menjadi tuan rumah perayaan secara nasional.
Provinsi Lampung mengaku mendapat kehormatan karena di kesempatan ini menjadi tuan rumah dalam perayaan HUT ke 65 tahun. Diharapkan bagian tersebut menjadi momentum kebersamaan dalam membangun Indonesia.
Ketua umum PB PAPDI Dr dr Sally Aman Nasution, Sp PD-KKV, FACP, mengatakan, PAPDI berada di 39 cabang di seluruh Indonesia. Sejalan dengan tema ini, sebut dia, menginginkan agar PAPDI bisa bekerja bersama pihak lain dalam pembangunan di Indonesia, terutama dalam sektor kesehatan.
Ia menyebut, saat ini merupakan masa transisi dari era pandemi covid-19. Untuk itu dia mengingatkan agar tetap menjaga kesehatan dimana dan kapanpun berada.
Ketua PAPDI NTT, dr. Heri Sutrisno, Sp.PD, mengatakan sejauh ini, di NTT telah banyak dokter spesialis penyakit dalam. Berbeda dengan terdahulu dimana dokter spesialis penyakit dalam sangat terbatas.
"Sehingga masyarakat yang ingin mendapat pelayanan penyakit dalam seperti, jantung, diabetes dan lainnya, harus keluar daerah," katanya disela perayaan HUT PAPDI.
Dia bilang NTT sendiri telah juga telah memiliki lima dokter konsultan khusus penyakit dalam. Dokter konsultan itu adalah orang yang memiliki bidang ilmu lanjutan atau khusus dari spesialis penyakit dalam.
Dengan adanya lima dokter konsultan itu maka penyakit yang sebelumnya sulit ditangani seperti kanker, dan harus melakukan rujukan ke luar daerah, kini sudah bisa melakukan perawatan atau pengobatan di wilayah NTT.
Heri berkata, lima dokter konsultan yang ia maksud membidangi penyakit darah dan kanker, jantung, ginjal dan hipertensi, diabetes dan metabolik serta dokter konsultan untuk penyakit hati dan saluran pencernaan.
"Kedepannya akan ada beberapa dokter spesialis yang akan mengambil konsultan yang lain," tambah dia.
Baca juga: Pergub Pengelolaan Taman Nasional Komodo DiKaji Ulang, Simak Poin-poinnya
Dokter spesialis penyakit dalam di NTT, ujar dia, tercatat sebanyak 54 orang tersebar di semua Kabupaten/Kota di NTT. Heri Sutrisno menegaskan keberadaan dokter spesialis ini sangat membantu bagi masyarakat.