KTT G20
400 Personel Gabungan Siaga di Labuan Bajo NTT Antisipasi Kunjungan Kepala Negara dan Delegasi G20
meskipun wilayah hukum Polda NTT tidak menjadi tempat perhelatan kegiatan KTT G20, namun pihaknya perlu mengantisipasi kemungkinan kunjungan delegasi
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Jajaran Polres Manggarai Barat menggelar apel pasukan dalam rangka pengamanan kunjungan kepala negara dan delegasi G20 yang rencananya akan berkunjung ke Labuan Bajo, NTT.
Apel gelar pasukan ini berlangsung di halaman depan Polres Manggarai Barat pada Selasa, 15 November 2022 dan diikuti jajaran Pemkab Mabar serta instansi terkait.
Pada kesempatan ini Karo Ops Polda NTT Kombes Pol Fedry Widoni, mengatakan, meskipun wilayah hukum Polda NTT tidak menjadi tempat perhelatan kegiatan KTT G20, namun pihaknya perlu mengantisipasi kemungkinan kunjungan pimpinan delegasi ke Labuan Bajo.
"Untuk itu seluruh anggota di Polres Manggarai Barat maupun instansi terkait, harus selalu siap ketika para tamu delegasi berkunjung ke Labuan Bajo," kata Kombes Pol Fedry Widoni.
Demi menjamin keamanan para tamu negara di Labuan Bajo, Polda NTT menyiagakan 400 personel gabungan, yang terdiri dari Brimob, Pol Air, TNI AU, TNI AL, Satuan Pol PP, Basarnas dan pemadam Kebakaran.
Nantinya, para personel pengamanan akan disebar di beberapa objek vital, di antaranya di Bandara Komodo, hotel, pelabuhan, dan destinasi wisata, baik di Pulau Komodo maupun Pulau Rinca.
Ia menegaskan, pengamanan dilakukan untuk memberi jaminan keamanan dan keselamatan bagi para tamu penting yang berkunjung ke Labuan Bajo.
"Kita pastikan mereka datang dengan aman dan nyaman. Begitu juga saat berwisata. Sehingga, mereka bisa kembali dengan kesan yang baik dan memutuskan untuk kembali lagi ke sini. Dampaknya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Manggarai Barat pun bisa meningkat. Tentu semuanya untuk kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi meminta seluruh pihak mempersiapkan dengan baik pengamanan para kepala negara dan delegasi G20 yang rencananya berkunjung ke Labuan Bajo.
"Terutama situasi keamanan di Labuan Bajo. Stabilitas keamanan tentu menjadi syarat mutlak untuk orang berkunjung ke Labuan Bajo. Jika stabilitas keamanan terganggu jangan berharap orang akan datang ke Labuan Bajo karena keamanan suatu wilayah menjadi syarat utama orang akan berkunjung ke wilayah kita," ujarnya.
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS