Pilpres 2024
Jamiluddin Ritonga: Koalisi Perubahan Punya Siasat Wait and See, Kini Cermati Langkah PDIP
Jamiluddin Ritonga, Pengamat Politik membeberkan fakta tentang Koalisi Perubahan yang diusung 3 partai politik untuk menyambut Pilpres 2024 mendatang.
"Sejak awal memang belum ada kesepakatan ketiga partai untuk deklarasi. Jadi sesungguhnya deklarasi itu bukan batal tetapi memang belum ada kata sepakat," ujarnya.
Artinya, lanjut dia, 10 November 2022 merupakan tanggal yang diusulkan NasDem, tetapi belum disetujui oleh Demokrat dan PKS.
Tiga Kepentingan Belum Menyatu
Tempo hari juru bicara DPP PKS, Muhammad Kholid, mengatakan batalnya deklarasi PKS, NasDem dan Demokrat untuk koalisi di Pilpres bukan berarti ada keretakan.
Kholid berdalih saat ini ketiga parpol sedang mempersiapkan kemenangan di pesta demokrasi nanti.

"Mundurnya deklarasi tersebut bukan berarti tanda keretakan atau ancaman, tapi ini proses alamiah membangun koalisi," ucap Kholid, Selasa 8 November 2022.
Ia melanjutkan, "Inti koalisi adalah bertemunya titik kepentingan semua pihak yang akan berkoalisi."
DPP PKS ingin menuntaskan pembahasan tim kecil dari masing-masing parpol untuk menyamakan persepsi terkait sejumlah kesepakatan.
"Kami ingin menuntaskan terlebih dahulu, seperti platfotm, desain pemerintahan, strategi pemenangan, dan pasangan capres-cawapres," kata Kholid.
Kholid berani menjamin, ketiga parpol tetap berkomitmen bersama mempersiapkan agenda Pilpres 2024 nanti dan sampai sekarang sudah banyak hal yang disepakati.
Baca juga: Surya Paloh Tak Jamin Anies Baswedan Bisa Tembus Pilpres 2024 Kalau Tanpa Kawan Seperjuangan
"Terkait simulasi cawapres kita akan lakukan kajian bersama empat pihak (PKS, Nasdem, Demokrat, dan capres). Nanti kita akan lihat simulasi terbaik yang bisa diterima empat pihak," kata Kholid.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan dalam pertemuan terakhir, perwakilan Demokrat dan PKS, belum sepakat soal pembahasan waktu deklarasi.
Anies Baru Calon Nominasi
Di balik hingar bingar soal batalnya deklarasi, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan pengakuan yang mengejutkan publik.
Ia tidak menjamin Anies Baswedan bakal mendapat tiket sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Sejauh ini Anies Baswedan baru calon nominasi NasDem.