Berita NTT
Bantu Petani Milenial di NTT Akses KUR, Financial Advisor dari Polbangtan Kementan Turun Gunung
FA menjelaskan kepada pihak bank bahwa Kementan telah melakukan kerjasama yang dibuktikan dengan Perjanjian Kerja Sama
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Program Milenial Agripreneur Investment Day 2022 yang puncaknya akan dilaksanakan di Politeknik Pembangunan Pertanian Negeri Malang (Polbangtan Malang) merupakan acara penumbuhan champion wirausaha pertanian milenia.
Program ini, wirausahanya merupakan alumni dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kementerian Pertanian (Kementan) , salah satunya SMK PP Negeri Kupang.
Menurut Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat ini pemerintah telah menyiapkan akses permodalan bagi petani muda milenial tidak lain tujuannya adalah untuk membangun pertanian.
Baca juga: PPP NTT Buka Pintu Pendaftaran Caleg, Akomodir Caleg Tanpa Sekat Perbedaan
Dalam hal ini Kementan menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai dukungan bagi petani khususnya petani milenial yang telah memiliki usaha dan ingin mengembangkan usaha tersebut menjadi lebih maju.
Bekerja sama dengan hampir seluruh bank pusat dan daerah di wilayah Indonesia diharapkan KUR dapat menjangkau wilayah kota dan desa. Sehingga petani yang tinggal di desa pun dapat dengan mudah dalam akses KUR.
Mendukung statement Mentan, Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi menyampaikan untuk menggenjot produktivitas pertanian diperlukan modal pengembangan usaha, melalui KUR inilah bisa menjadi solusi bagi para petani muda.
Namun kenyataannya memang tidak semudah yang dibayangkan. Banyak petani khususnya di wilayah timor seperti NTT belum tahu manfaat KUR itu sendiri, bagaimana cara mengaksesnya dan juga apa saja persyaratannya.
Baca juga: Cuaca NTT 7 November 2022, BMKG: Waspada 12 Daerah di NTT Hari Ini Hujan Petir dan Angin Kencang
Maka dari itu Kementan mengutus beberapa perwakilan yang bertindak sebagai Finance Advisor (FA) yang nantinya bersama-sama dengan PIC dari masing-masing UPT Kementan akan membantu petani milenial dalam akses KUR.
Petani milenial disini lebih diutamakan bagi para alumni dan petani binaan SMK PPN Kupang. Para alumni yang tersebar di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur banyak yang belum mengenal apa itu KUR.
Tahap pertama dalam menjaring peserta untuk acara Milenial Agripreneur Invesntment Day 2022, ialah menawarkan alumni yang telah memiliki usaha dan ingin lebih mengembangkan usahanya dengan bantuan modal melalui KUR.
Usia dan profit perbulan menjadi salah satu poin peserta dapat mengakses KUR. Usia Antara 17-39 tahun merupakan syarat petani yang masuk kategori petani milenial dan berapa besar profit yang didapat perbulannya menjadi dasar untuk menentukan apakah petani ini layak akses KUR atau tidak.
Peran FA disini adalah mengumpulkan peserta (petani milenial) yang telah mendaftar pada PIC di UPT.
Kemudian melakukan koordinasi melalui zoom meeting, membimbing peserta dalam menyusun proposal usaha, membuat surat permohonan pengajuan KUR, hingga tahap pencairan.
Setelah semua persyakatan lengkap, peserta dapat menyerahkan langsung kepada pihak terkait seperti bank.
Baca juga: Peringatan BMKG Terkait Cuaca Maritim Hari Ini, 4 Wilayah Laut di NTT, Bali dan NTB Patut Diwaspadai
Tidak sedikit peserta yang telah memasukan berkas ke bank, yang mendapat respon kurang baik. Dalam hal ini FA dengan cepat tanggap langsung meminta peserta untuk mengirimkan kontak mantri (petugas) KUR di setiap bank masing-masing untuk kemudian di hubungi oleh FA.