Pilpres 2024

Ahok Masuk Kategori Lima Besar Calon Presiden, Kalahkan Puan Maharani, AHY dan Ketum Partai Golkar

Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama, Mantan Gubernur DKI Jakarta, masuk dalam kategori lima besar calon presiden potensial untuk Pilpres 2024 mendatang.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
LAMPAUI PUAN - Elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok rupanya melampaui Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dan Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar. Akankah Ahok berpeluang jadi calon presiden atau calon wakil presiden? 

POS-KUPANG.COM - Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama, mantan Gubernur DKI Jakarta, masuk dalam kategori lima besar calon presiden potensial untuk Pilpres 2024 mendatang.

Elektabilitas sosok yang kini mengemban tugas sebagai Komisaris Pertamina tersebut, rupanya mendepak figur lain yang selama ini disebut-sebut berpeluang maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden.

Beberapa sosok yang berhasil disisihkan Ahok, yakni Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dan Airlangga Hartarto, Ketum Partai Golkar.

Hal ini berdasarkan survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Dalam survei tersebut, Ahok meraih elektabilitas 2,9 persen.

Baca juga: Terlalu Blak-blakan, Pengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak Ditegur & Diancam Ahok Hingga SBY

Persentase itu melampaui Puan Maharani yang berada pada kisaran 2,1 persen dan AHY pada kisaran 2,3 persen. Demikian juga yang diraih oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Sementara masih berdasarkan survei tersebut, posisi tiga besar calon presiden, masih dikuasai Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

SALING BERTEMU - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok secara kebetulan bertemu di sebuah hotel di Jakarta. Keduanya pun larut dalam diskusi bersama setelah lama tak bersua.
SALING BERTEMU - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok secara kebetulan bertemu di sebuah hotel di Jakarta. Keduanya pun larut dalam diskusi bersama setelah lama tak bersua. (POS-KUPANG.COM)

Berdasarkan survei tersebut, elektabilitas Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, naik dalam jangka waktu 18 bulan terakhir.

Direktur SMRC Deni Irvani mengatakan Gubernur Jawa Tengah itu mendapat kenaikan elektabilitas hingga 16 persen selama satu setengah tahun terakhir.

“Untuk Ganjar mengalami kenaikan dari 8,8 persen di Maret 2021 menjadi 24 persen pada Oktober 2022,” kata Deni Irvani dalam Rilis Survei Terbaru SMRC bertajuk ‘Anies Bisa Mengalahkan Prabowo?’ pada Minggu 23 Oktober 2022 lalu.

“Jadi naik sekitar 16 persen dalam satu setengah tahun terkahir,” ujarnya menambahkan.

Selanjutnya Prabowo Subanto, yang dalam satu setengah tahun belakangan ini cenderung mendapat dukungan stagnan.

Yakni berada di angka 21 persen di Oktober ini dari sebelumnya di 20 persen.

Sementara Anies Baswedan juga mengalami kenaikan signifikan dalam tingkat elektabilitas dalam satu setengah tahun belakangan.

Peningkatan itu terlihat dari angka 11,2 persen pada Maret 2021 menjadi 18,7 di Oktober 2022 ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved