Berita Ende
Kuasi Paroki Santo Karolus Agung Orakeri Gelar Kegiatan Temu Orang Muda Katolik
Kegiatan yang dirancang pada saat pleno paroki dari Seksi Kepemudaan Paroki Santo Karolus Agung Orakeri setahun lalu
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM, ENDE - Kuasi Paroki Santo Karolus Agung Orakeri melaksanakan kegiatan temu Orang Muda Katolik (OMK). Kegiatan dalam rangka untuk meningkatkan kesadaran OMK dalam kehidupan bergereja tersebut dilaksanakan di Orakeri, Desa Tendarea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende selama tiga hari yang dimulai dari tanggal 27-30 Oktober 2022.
Kegiatan yang dirancang pada saat pleno paroki dari Seksi Kepemudaan Paroki Santo Karolus Agung Orakeri setahun lalu itu mengusung tema "Bersekutu dengan Iman dan Pelayanan".
Ada sebanyak 319 orang anak muda yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Orang-orang muda ini berasal dari lima stasi yakni Stasi Gunung Kalvari Oja, Stasi Betlehem Mala'ara, Stasi Ngga’a Raja Watumite, Stasi Gunung Sion Orakery, dan Stasi Taman Zaitun Marakoja.
Baca juga: Komit Berubah, Anggota Satreskrim Polres Ende Baca dan Tandatangan Pakta Integritas
Pastor Paroki Kuasi Santo Karolus Agung Orakeri, RD Ardianus Fengi kepada wartawan mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan, pihaknya tidak secara langsung mengarahkan agar orang muda langsung berpartisipasi dalam kehidupan menggereja.
Namun yang pasti, dengan adanya kegiatan tersebut, para kaum muda di wilayah Kuasi Paroki Santo Karolus Agung Orakeri dapat berkumpul bersama.
"Sehingga panitia merancang aneka kegiatan berkaitan dengan perlombaan dan pertandingan hanya untuk menarik minat mereka berkumpul dalam wadah yang sudah disiapkan oleh gereja. Jadi kita berkumpul dulu. Setelah itu baru kita mulai dengan apa yang menjadi misi bersama gereja pada umumnya dan gereja lokal di Keuskupan Agung Ende pada khususnya," jelasnya.
Untuk diketahui bersama, dalam menyemarakkan kegiatan temu OMK, panitia merancang berbagai kegiatan perlombaan diantaranya lomba paduan suara, kuis kitab suci, mazmur, baca kitab suci, dan pop singer. Sedangkan, untuk pertandingan ada empat yakni pertandingan bola kaki, voli, tarik tambang, dan catur.
Selain perlombaan dan pertandingan, panitia juga melaksanakan kegiatan bincang-bincang terkait persoalan mendasar yang dihadapi oleh orang muda dengan melibatkan para kepala desa untuk memikirkan solusi terbaik mengatasi persoalan tersebut.
"Tadi sudah diarahkan salah satu wadah yang memungkinkan untuk pererat orang muda itu dalam usaha kita untuk membangun kerjasama antara gereja dan pemerintah desa melalui kelompok karang taruna," ujarnya.
Dalam kegiatan itu, panitia juga memberikan pembekalan materi terkait dengan langkah-langkah praktis yang harus disiapkan orang muda ketika mereka ingin menentukan pilihan hidup, dengan menghadirkan Romo Nobert sebagai pemateri serta materi tentang pentingnya kesehatan alat reproduksi.
Jadi Agenda Tahunan
Sementara itu, Koordinator Kegiatan Temu OMK Kuasi Paroki Santo Karolus Agung Orakeri, Egidius Jogo mengaku, kegiatan tersebut dilaksanakan karena selama tiga tahun berturut-turut, kuasi paroki sudah tidak melakukan kegiatan yang sama. Hal tersebut karena adanya pandemi covid-19.
Baca juga: Setelah Sidang Isbat, 14 Pasangan Nikah di Ende Dapat Tiga Dokumen Kependudukan Sekaligus
Karena selama tiga tahun tidak melaksanakan kegiatan temu OMK, maka anak muda di Kuasi Paroki Santo Karolus Agung Orakeri tidak terkontrol dan tidak terkoordinasi dengan baik sehingga menimbulkan masalah dan kesenjangan ditengah masyarakat.
"Ini kemudian dikeluhkan oleh masyarakat dan mereka sendiri. Untuk itu kami coba mendekatkan kembali anak-anak muda melalui pendekatan gereja dengan melaksanakan kegiatan seperti ini," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pastor-Paroki-Kuasi-Santo-Karolus-Agung-Orakeri-RD-Ardianus-Fengi.jpg)