Kapal Cantika 77 Terbakar

Kapal Cantika 77 Terbakar, 18 Saksi Dimintai Keterangan Jumlah Korban Kini Tercatat 20 Orang 

Tim Penyidik telah mengambil keterangan dari sebanyak 18 saksi antara lain BMKG, tiga agen, nahkoda, Mualim I, dan Kepala Kamar Mesin, 11 orang korban

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/CHRISTIN MALEHERE
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy, S.IK 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Hingga saat ini, Tim Khusus Penyidik Polda NTT masih terus melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran KM Cantika Express 77 di Perairan Naikliu, Kabupaten Kupang.

Kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu 29 Oktober 2022, Kabid Humas Polda NTT , Kombes Pol Ariasandy S.IK. menjelaskan bahwa Tim penyidik melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan dari sejumlah pihak.

Ariasandy menambahkan, Tim Penyidik telah mengambil keterangan dari sebanyak 18 saksi antara lain BMKG, tiga agen, nahkoda, Mualim I, dan Kepala Kamar Mesin, serta 11 orang korban.

Terkait pemeriksaan terhadap badan kapal, berdasarkan informasi penyidik, secara Teknis Kriminalistik laboratoris tidak dapat dilakukan karena kondisi kapal yg sudah terpotong atau kapal tidak utuh lagi.

Terkait informasi tambahan lainnya, hingga sejauh ini masih dalam ranah penyelidikan.

Korban Meninggal Bertambah

Sementara itu, korban meninggal akibat terbakarnya KM Cantika Express 77 di Perairan Naikliu, Kabupaten Kupang, bertambah satu orang.

Hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 20 orang akibat tragedi tersebut.

Korban meninggal dunia yang ke-20 bernama Nuraini (43) asal Alor Kecil, Kabupaten Alor yang mengalami luka bakar hampir 89 persen.

Korban Nuraini dievakuasi dengan KN Antareja pada Senin 23 Oktober 2022 kemudian dibawa ke RSU Prof. dr. WZ Johannes Kupang setelah mendapatkan perawatan medis selama beberapa hari.

Terhadap jenazah korban telah dibawa oleh keluarganya ke kampung halamannya di Alor Kecil.

Baca juga: Kapal Cantika 77 Terbakar, KNKT Mulai Investigasi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Klas A Kupang I Putu Sudayana mengatakan, korban Nuraini meninggal dunia sekitar pukul 08.50 Wita. 

"Korban meninggal saat ini jadi 20 orang. Korban selamat 310 orang, dan korban hilang menurut laporan keluarga sebanyak 20 orang," jelasnya, Sabtu 29 Oktober 2022.

Selain menemukan jenazah, Tim SAR juga berhasil menemukan barang-barang bawaan para korban, seperti tas, sepatu, dan kartu identitas. Namun pihak SAR tidak akan menyerahkan kepada keluarga para korban, karena itu menjadi hak penyidik tim khusus Polda NTT.

"Kami berharap penyidik mengambil barang-barang untuk diamankan sebagai barang bukti, dan tugas Tim Sar hanya mengamankan saja," ungkap Sudayana.

Akan Evaluasi

Terkait Operasi SAR akan dilakukan selama tujuh hari dan Minggu 30 Oktober 2022 sebagai Operasi Hari Ketujuh pencarian para korban yang hingga kini belum ditemukan.

Terhadap tujuh hari pencarian tersebut, Basarnas akan melakukan evaluasi dan apabila pihak keluarga korban meminta perpanjangan waktu, maka sesuai ketentuan, Tim SAR akan memperpanjang waktu selama tiga hari dan sifatnya melakukan pemantauan dan patroli di sekitar lokasi sampai ke titik terakhir menemukan para korban. (CR14)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved