Berita Sikka
Kebakaran Rumah di Sikka, Uang Puluhan Juta dan 2 Laptop Ludes
Rumah yang terbakar tersebut diketahui dihuni oleh sepasang keluarga dan beberapa mahasiswi yang menyewa kamar dan tinggal di rumah tersebut.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofri Fuka
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Satu unit rumah terbakar di Dusun Poma, Desa Takaplager, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Selasa 25 Oktober 2022, sekitar pukul 08.30 wita.
Rumah yang terbakar tersebut diketahui dihuni oleh sepasang keluarga dan beberapa mahasiswi yang menyewa kamar dan tinggal di rumah tersebut.
Akibat peristiwa naas tersebut, uang puluhan juta, laptop 2 buah dan baju serta perhiasan maupun perabotan lainnya hangus terbakar.
Pemilik rumah, Mama Lut kepada POS-KUPANG.COM, menyebutkan penyebab kebakaran tersebut diduga merambatnya api dari lilin yang dibakar di dalam kamar yang dihuni oleh dua orang perempuan (mahasiswi).
"Tadi pagi itukan listrik padam jadi kemungkinan anak-anak lupa matikan lilin sehingga jatuh dan kena kasur," ucapnya.
Salah seorang warga yang turut memadamkan api, dan tak ingin disebutkan namanya membenarkan pernyataan tersebut, menurutnya, sumber api berapi berasal dari Spingbed yang diletakkan di lantai kamar depan sebelah kiri yang dihuni oleh dua orang perempuan itu.
Baca juga: Tak Ada Jaringan, Pelajar SDN Todang Sikka Gelar ANBK di Atas Bukit
"Saya yang pertama kali masuk ke sana, dan saya lihat itu sumber apinya dari springbed hanya saya tidak pastikan penyebab munculnya api itu dari apa," ucap pria berbaju hitam itu.
Adapun kedua orang perempuan tersebut diketahui berkuliah di salah satu kampus di kota Maumere. Saat ini mereka diketahui baru saja masuk pada tahun awal perkuliahan.
Salah satu korban, berinisial A, menceritakan ketika peristiwa itu terjadi ia bersama saudara kembarnya sementara berada di kampus mengikuti perkuliahan.
"Tadi kami tidak ada di sini, kami tadi di kampus. Namun saya tidak tahu pasti penyebabnya apa," ungkapnya sambil mengusap air matanya.
A menjelaskan terkait penyebab kejadian yang diduga karena dari lilin yang lupa dipadamkan dan membakar barang lainnya, menurutnya itu belum bisa dipastikan kebenarannya.
"Saya tidak tahu karena tadi kami ada di kampus untuk ikut kuliah," jelasnya.
Mereka baru tahu kejadian tersebut ketika diberitahu oleh teman-temannya.
Baca juga: Tercatat 8 Kasus Positif Malaria, Kades Lewomada Sikka Imbau Warganya Waspada
Pantauan TribunFlores juga, kobaran api dengan cepat dipadamkan karena saat peristiwa terjadi sebuah mobil tangki air milik Kopdit Pintu Air lewat dan dengan sigap langsung dikerahkan untuk dipadamkan apinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Satu-unit-rumah-terbakar-di-Dusun-Poma-Desa-Takaplager-Kecamatan-Nita.jpg)