Berita Kota Kupang
Penyanyi Melitha Sidabutar Hibur Warga Kota Kupang
Konser Melitha berlangsung di aula Hotel Aston Kupang, Sabtu 22 Oktober 2022 malam dalam acara bertajuk Tuhan Tahu. Bank TLM menjadi sponsor utama
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Penyanyi rohani Melitha Sidabutar menghibur warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Ia menggelar konser amal untuk pembangunan aula serbaguna gereja di Kabupaten Sabu Raijua. Aula itu rencananya digunakan dalam sidang Sinode GMIT ke 35 tahun 2023 mendatang.
Konser Melitha berlangsung di aula Hotel Aston Kupang, Sabtu 22 Oktober 2022 malam dalam acara bertajuk Tuhan Tahu. Bank TLM menjadi sponsor utama dalam konser tersebut.
Baca juga: Coop TLM Gelar Pelatihan Pembuatan Furnitur dari Bambu untuk Suami dan Anak Anggota
897 dari kategori bisnis dan ekonomi ludes terjual. Melitha dalam konser itu membawakan 8 lagu. Ada juga acara tambahan dari gereja Kota Baru di Kupang.
Ratusan orang hadir dalam acara itu. Mereka larut dalam nuansa konser kerohanian itu. Sesekali penonton ikut bernyanyi bersama Melitha. Dalam penampilan pertamanya, Melitha menyanyikan tiga lagu.
Gadis berdarah Batak itu tampil dengan kostum putih. Ia memukau penonton dengan lagu khasnya berisikan pujian kepada Tuhan. Suara khas wanita 21 tahun itu membuat penonton hanyut dalam ruangan konser.
Ketua Sinode GMIT, Pendeta Merry Kolimon, dalam sambutan sebelumnya, menyampaikan ucapan terima kasih. Ia mengaku, acara ini digelar sebagai upaya untuk mendukung proses pembangunan aula serbaguna gereja di Kabupaten Sabu Raijua.
Baca juga: Coop TLM Indonesia Gelar Pelatihan Supplier di Kupang NTT
Pendeta Merry Kolimon, menyebut, Melitha turut memberi kontribusi lewat konser ini. Ia menyebut konser ini merupakan pujian dalam usaha membangun aula serbaguna dalam rangka persidangan Sinode GMIT ke 35.
Direktur Utama Bank TLM, Robert P. Fanggidae, mengatakan, konser ini digelar untuk pembangunan aula serbaguna guna di Sabu Raijua. Disamping itu, konser malam hari ini memberi simbol kemegahan bagi masyarakat setempat.
Menurutnya, pembangunan gedung itu membutuhkan dana 5,6 miliar. Hingga kini, ada yang terkumpul sudah 2 miliar lebih.
"Seluruh pembangunan ini membutuhkan dukungan dan partisipasi dari kita semua," sebutnya.
Untuk itu, Robert mengajak semua pihak untuk mendukung dalam doa dan upaya panitia menyelesaikan pembangunan aula serbaguna itu. (Fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS