Berita Kupang

Pemkab Kupang Bahas Rencana Kerja Tahun 2023 Bersama Yayasan Ume Daya Nusantara

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang sudah berjalan selama setahun antara Pemkab Kupang dan Yayasan UDN

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-
Kegiatan pembahasan rencana kerja antara Pemkab Kupang dan Yayasan UDN untuk keberlanjutan program Inklusif 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Tapehen

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Pemerintah Kabupaten Kupang ( Pemkab Kupang ) bersama Yayasan Ume Daya Nusantara ( Yayasan UDN ) menggelar pertemuan membahas Sinergi Rencana Kerja Tahun 2023 di Hotel Amaris, Jumat 21 Oktober 2021.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang sudah berjalan selama setahun antara Pemkab Kupang dan Yayasan UDN dan merupakan rencana tindaklanjut pada pertemuan Sosialisasi PKS antara Pemerintah Kabupaten Kupang dan UDN. 

Kepala BP4D Kabupaten Kupang Marthen Rahakbauw mengungkapkan Program Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI) yabg sudah berjalan melengkapi pekerjaan pemerintah.

Baca juga: Yayasan Ume Daya Nusantara Bina Tiga Desa di Kabupaten Kupang Atasi Pandemi Covid-19

Dirinya sadar dana APBD sangat terbatas sehingga perlu ada sinergi dengan melibatkan pihak luar dalam hal ini UDN untuk membantu melengkapi kekurangan yang ada sesuai dengan tupoksi dari UDN. 

Pertemuan ini  membahas secara tekhnis bentuk sinergi dan dukungan serta peluang dukungan dari UDN untuk memastikan kegiatan di tahun 2023 bersinergi dengan Renja 2023 OPD terkait untuk akselerasi percepatan capaian pembangunan di Kabupaten Kupang.

Tim Program INKLUSI UDN yang di wakili oleh Ristha Tnunay dan Frida Roman juga menyampaikan bahwa Program INKLUSI hadir di Kabupaten Kupang tidak untuk membuat program baru tapi melengkapi program pemerintah yang ada.

"Program Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI) adalah program yang akan diupayakan untuk berkontribusi pada tujuan pembangunan yang lebih luas, yaitu tidak ada satupun yang tertinggal dalam pembangunan, lebih banyak kelompok marjinal berpartisipasi dalam pembangunan," jelas mereka.

Dengan program ini masyarakat mendapat manfaat dari pembangunan di bidang sosial budaya, ekonomi, dan politik di Indonesia.   

Baca juga: Yayasan Ume Daya Nusantara & BPBD Kabupaten Kupang Gelar Diskusi Ragam Bencana Bersama Warga Buraen

Pertemuan berlangsung selama 4 jam yang difasilitasi oleh Theresia  Ili, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia – BP4D. 

Hasil dari pertemuan ini yakni terciptanya kesepakatan bersama untuk mendukung PKS yang ada dan ada komitmen bersama untuk kabupaten Kupang yang inklusif dengan memastikan tidak ada satu orang pun yang tertinggal dalam perencaan pembangunan. (cr9)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved