Berita Malaka
Gemma Kefamenanu Minta Bupati Malaka Simon Nahak Mundur Dari Jabatannya
Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gemma Kefamananu ini menilai program unggulan Bupati Malaka Simon Nahak gagal dimplementasikan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, BETUN - Gerakan Mahasiswa Malaka ( Gemma Kefamananu ) meminta Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH., MH mundur dari jabatannya.
Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gemma Kefamananu ini menilai program unggulan Bupati Malaka Simon Nahak bersama Wakilnya Louise Lucky Taolin gagal dimplementasikan kepada masyarakat.
Program unggulan yang disoroti Gemma Kefamananu ini pertama terkait dengan program swasembada pangan yakni brand beras Nona Malaka dan Fore Lakateu. Program tersebut dinilai menyentuh langsung kepada masyarakat sehingga diminta kepada pemerintah supaya fokus.
Dalam data yang disampaikan dalam orasi tersebut menyebutkan bahwa lahan seluas 3.100 hektar disiapkan untuk produksi brand beras Nona Malaka. Sementara lahan untuk Fore Lakateu seluas 400 hektar disiapkan untuk tanaman Fore Lakateu.
Namun semua ini tidak ada realisasi untuk masyarakat di Kabupaten Malaka ini.
Hal ini disampaikan Koordinator Lapangan (Korlap) Gemma Kefamananu, Fransiskus P. Bere Bria dalam aksi damai di Betun, pada Selasa 18 Oktober 2022 membenarkan hal tersebut.
Dikatakannya, selain program swasembada pangan yang disorot Gemma Kefamananu menyoroti juga bantuan Seroja. Bahasanya bantuan Seroja ini tidak tepat sasaran dan kontraktor asal kerja.
Baca juga: Pilkades Serentak, Pemkab Malaka Siapkan Rp 3,5 Miliar
"Bagaimana bisa rumah yang dibangun belum sampai apa-apa sudah rubuh kembali. Inikan tidak boleh dibiarkan karena ini bantuan untuk kemunusian," tegas Fransiskus dalam orasinya di Betun ini.
Sehingga Gemma Kefamananu meminta kepada bupati Malaka untuk segera mencopot Kepala Pelaksana Badan Penangunglangan Bencana Daerah (BPBD) Gabriel Seran dari jabatannya.
Gemma Kefamananu juga menilai terkait dengan mutasi guru di tengah semester ini pihaknya meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malaka untuk bertanggung jawab kepada publik.
Dan, Gemma Kefamenanu memiliki 8 tuntutan dalam aksi damai tersebut antara lain:
1. Gemma Kefamananu mendesak Bupati Malaka untuk segera mengumumkan progres program swasembada pangan dalam hal ini brand beras Nona Malaka dan Fore Lakateu.
Baca juga: Pendaftaran Calon Kepada Desa di Malaka Mulai 25 Oktober 2022
2. Gemma Kefamananu menuntut dengan tegas kepada pemerintah kabupaten Malaka untuk transparansi anggaran bantuan badai Seroja.
3. Gemma Kefamananu meminta dengan tegas kepada bupati Malaka untuk segera mencopot Kepala Pelaksana Badan Penangunglangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/demo-gemma-malaka.jpg)