Berita Manggarai Barat
Masyarakat Mbeliling Manggarai Barat Diberi Pelatihan Perhitungan Stok Karbon
Pelatihan yang dilaksanakan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM Burung Indonesia dibuka oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Belasan tokoh masyarakat dan sejumlah kepala desa di Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT mengikuti pelatihan Stok Karbon pada Bentang Alam Mbeliling.
Pelatihan yang dilaksanakan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM Burung Indonesia dibuka oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat ( Sekda Manggarai Barat ), Fransiskus Sodo di Labuan Bajo, Senin 10 Oktober 2022.
Sekda Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sodo pada kesempatan itu menyampaikan, pelatihan stok karbon bagi masyarakat sangat penting, dimana masyarakat telah membantu Pemerintah Manggarai Barat menjaga hutan.
Baca juga: Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat Komit Turunkan Angka Stunting
Harapannya tokoh masyarakat dan kepala desa yang hadir dalam pelatihan itu mampu memantau kondisi hutan agar tetap terjaga.
Fransiskus Sodo juga mengapersiasi LSM Burung Indonesia melalui Pondok kerja Labuan Bajo yang telah mendorong Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memberlakukan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK).
Kementerian Kehutanan sejak tahun 2012 lalu telah mengeluarkan keputusan tersebut, namun NTT belum memberlakukannya.
"Pemberlakukan SVLK sangat penting untuk meredam penebangan kayu pada hutan lindung dan perdagangan kayu ilegal di wilayah Kabupaten Manggarai Barat dan NTT, " ujarnya.
Baca juga: Stok Vaksin Booster di Manggarai Barat Terbatas
Stakeholder Relation Officer LSM Burung Indonesia Pondok Kerja Labuan Bajo, Ferdinand Hamin mengatakan, pelatihan perhitungan Stok Karbon berguna dalam mengisi 'gap' pengetahuan dan kemampuan teknis, dalam rangka menyiapkan daya forest monitoring khusunya dalam perhitungan karbon.
"Perhitungan karbon dapat memperlihatkan bagaimana vegetasi dan tanah dalam suatu bentang alam berperan penting dalam siklus karbon global dan perubahan iklim global, " kata Ferdinand.
"Vegetasi dan tanah dapat bertindak sebagai penyimpan cadangan karbon dan penyerap bersih gas rumah kaca (GRK), tergantung pada bagaimana lahan dikelola, " tambahnya.
Ia menambahkan, perubahan dalam teknik pengelolaan penggunaan lahan yang menghasilkan perubahan pada emisi GRK bersih sekarang merupakan komponen penting bagi tindakan mitigasi perubahan iklim.
Baca juga: 3 Ranperda Kabupaten Manggarai Barat Dinyatakan Harmonis, Kakanwil Kemenkumham NTT Beri Apresiasi
Oleh karena itu menghitung total cadangan karbon pada suatu landscape yang didasarkan pada kandungan biomasa dan bahan organik pada lima carbon pool (biomassa atas permukaan tanah, biomassa bawah permukaan tanah, kayu mati, serasah dan bahan organik tanah) sesuai dengan pedoman yang berlaku menjadi suatu hal yang penting untuk dipahami dan dikuasai.
Ferdi Hamin berharap, melalui pelatihan tersebut peserta akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan pengukuran karbon baik konsep, metode, pengambilan data dan analisis.
Oleh karena itu, LSM Burung Indonesia bekerjasama dengan Peneliti Badan Litbang dan Inovasi untuk melakukan Training of Trainer bagi para pemangku kepentingan guna mendukung pengelolaan BAM produktif secara berkelanjutan di Manggarai Barat.