Mayat Terbakar di Liliba

Mayat Terbakar di Liliba, Sampel DNA Radu Bani dan Maria Kaka Muda Akan Dikirim ke Labfor Jakarta

Tes DNA dilakukan setelah orang tua diduga korban Mayat Terbakar di Liliba memberikan keterangan kepada penyidik Satreskrim Polresta Kupang Kota.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ HO. DOK. PRIBADI
TES DNA - Orangtua dari anak hilang, Sebastian Bokol sementara melakukan pengambilan sampel DNA di RSB Titus Uly Kupang, Rabu 5 Oktober 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Orang tua diduga korban Mayat Terbakar di Liliba, Bertolomeus Radu Bani (44) dan Maria Muda Kaka (43) melakukan pengambilan sampel DNA di RSB Titus Uly Kupang, Rabu 5 Oktober 2022.

Tes DNA dilakukan setelah orang tua diduga korban Mayat Terbakar di Liliba memberikan keterangan kepada penyidik Satreskrim Polresta Kupang Kota.

Sampel dari tes DNA yang terdiri dari darah, air liur, rambut dan kuku tangan tersebut akan dibawa ke Laboratorium Forensik di Jakarta untuk diuji kecocokannya dengan sampel DNA dari korban Mayat Terbakar di Liliba yang ditemukan di dekat TPU Liliba, Kota Kupang.

Dalam pengambilan sampel DNA, Pasutri Bertolomeus Radu Bani (44) dan Ibu Maria Muda Kaka (43) didampingi oleh Penyidik Satreskrim Polresta Kupang Kota bersama dokter RSB, dr. Edy Hasibuan.

Selanjutnya, sampel dari pasutri tersebut, penyidik akan mengirimkannya ke Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk menguji dengan sampel dari jenazah tanpa identitas yang ditemukan dalam kondisi terbakar di dekat TPU Liliba, Kota Kupang.

Perwakilan keluarga, Lambertus Loghe Ende mengatakan pihak keluarga menilai foto mayat tanpa identitas yang terbakar tersebut dikonfirmasi oleh pihak kepolisian kepada keluarga.

Baca juga: Mayat Terbakar di Liliba, Keluarga Radu Bani Lakukan Tes DNA

Lambertus menambahkan, gambaran mayat tanpa identitas sama persis dengan foto Sebastian Bokol yang menghilang sejak 2 Agustus 2022 lalu.

Secara fisik terlihat dari beberapa organ luarnya, seperti bentuk wajah, struktur gigi, kening dan hidung.

Terhadap hasil tes DNA terungkap dan membuktikan kecocokan, maka orangtua sudah siap menerima dengan lapang dada, dan meminta jenazah korban untuk membawa pulang dan memakamkannya ke kampung halamannya.

Terkait penanganan kasusnya, pihak keluarga tetap menyerahkan sepenuhnya kepada Polresta Kupang Kota untuk mengusut tuntas kasus kematian korban.

Terpisah, Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan berdasarkan hasil olah TKP pada jenazah tanpa identitas dalam kondisi terbakar pada beberapa waktu lalu, ada beberapa barang bukti dan informasi yang cocok sehingga penyidik terus melakukan pengembangan penyelidikan terhadap jenazah tanpa identitas tersebut.

Baca juga: Mayat Terbakar di Liliba, Cerita Orang Tua Sebastian Bokol, Putus Komunikasi dengan Pacar Sang Anak

Dalam perkembangan penyelidikan, pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa ada keluarga yang mengalami kehilangan anggota keluarga sehingga penyidik langsung mengkonfirmasi sekaligus mencocokkan dengan identitas korban.

Terhadap sampel DNA dari orangtua akan diuji dengan sampel DNA dari jenazah korban dan akan dikirim ke Labfor Jakarta.

Pihaknya berharap setelah mendapatkan hasil Tes DNA, maka identitas korban terungkap, sehingga penyidik akan melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan modus operandi penyebab kematian korban. (CR14)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved