Timor Leste
Timor Leste Raih Penghargaan Hak Asasi Manusia, Lusofonia Awards 2022 untuk Suster Marcal
Biarawati Timor Leste dihormati dengan penghargaan HAM. Suster Guilhermina Marcal mendapat penghargaan atas perannya selama perjuangan kemerdekaan.
Suster Marcal, yang lahir pada tahun 1958, belajar teologi spiritual di Universitas Kepausan Gregoriana di Roma.
Dia saat ini mengajar di Universitas Katolik Timor Leste dan merupakan anggota dewan Universitas Nasional Timor Leste yang dikelola negara, sebagai perwakilan dari komunitas agama.
Pada 9 Agustus 2022, dia mengadakan pertemuan pribadi dengan Presiden Jose Ramos-Horta, di mana dia meminta presiden untuk memberikan perhatian serius pada masalah sosial, seperti kemiskinan dan pengangguran.
Ia sering menjadi pembicara di berbagai forum, terutama tentang isu memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Menurut laporan tahun 2019 oleh Save the Children, ChildFund, World Vision and Plan International, sekitar 87 persen, atau lebih dari 612.000 anak, di negara ini mengalami kekerasan fisik atau emosional di rumah.
Baca juga: Timor Leste - Vatikan Mengatakan Membatasi Uskup Belo Setelah Tuduhan Pelecehan
Hirondina Goncalves, seorang mahasiswa Universitas Nasional Timor Leste yang sering berpartisipasi dalam forum-forum yang dihadiri Suster Marcal, mengatakan bahwa dia melihat perjuangan suster itu "sebagai contoh yang menginspirasi bagi dirinya sebagai seorang wanita."
“Dari apa yang dia tunjukkan sebagai perjuangannya untuk bangsa, serta dedikasinya, saya pikir dia memberi kita contoh apa yang harus kita lakukan sebagai anak bangsa. Oleh karena itu, saya pikir penghargaan yang dia terima hanya mahkota apa yang telah dia lakukan," katanya.
Sumber: ucanews.com
Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS