Berita Rote Ndao

Ketua DPRD Rote Ndao Minta Warga Wajib Pertahankan Nilai Pancasila di Ujung Selatan NKRI

Namun satu landasan, satu peringatan akan satu peristiwa penting negara, lahirnya Pancasila itu menjiwai seluruh pola hidup masyarakat hidup Indonesia

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/MARIO GIOVANI TETI
Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Alfred Saudila berpendapat bahwa Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober saban tahun menjadi momentum penting untuk menjaga kebhinekaan sebagai bangsa yang multikultural. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A- Ketua DPRD Rote Ndao Alfred Saudila berpendapat Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober saban tahun menjadi momentum penting untuk menjaga kebhinekaan sebagai bangsa yang multikultural.

"Kami sebagai legislator berharap bahwa setiap kita harus mempertahankan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tugas dan tanggung jawab, baik itu secara lembaga maupun masyarakat. Kita harus memelihara nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup," sebut Alfred kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu 1 Oktober 2022  usai upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Bupati.

Dirinya juga menjelaskan bahwa sejak lahirnya Pancasila, banyak sekali hambatan, tantangan bahkan ada peristiwa yang ingin merubah falsafah Pancasila itu sendiri.

"Namun satu landasan, satu peringatan akan satu peristiwa penting negara, lahirnya Pancasila itu menjiwai seluruh pola hidup masyarakat hidup Indonesia," terangnya.

Baca juga: Peringatan Hari Kesaktian Pacasila, Besok Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu Pimpin Upacara

"Hari ini kita secara semangat, seluruh rakyat Indonesia merayakan Hari Kesaktian Pancasila, karena kita sadar bahwa jiwa-jiwa Pancasila, falsafahnya sudah menjadi pola hidup seluruh masyarakat Indonesia," jelas Alfred.

"Wajib kita sebagai penyelenggara negara harus memperingati hari Kesaktian Pancasila setiap tahun pada tanggal 01 Oktober," sambungnya.

Jujur, kata Alfred, Kesaktian Pancasila memilik makna yang luhur untuk meningkatkan rasa patriotisme dan nasionalisme bagi generasi muda bahwa dasar negara adalah Pancasila dan UUD 1945 yang harus dijunjung tinggi dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia mengakui bahwa tokoh yang merumuskan Pancasila, baginya adalah salah satu tokoh nasional dan tidak secara cuma-cuma Pancasila ini lahir dengan begitu saja, tetapi pasti lewat suatu perjuangan berdarah-darah.

"Pancasila sebagai ideologi negara paripurna yang harus kita pertahankan karena tidak dapat diubah dalam bentuk apapun," pungkasnya. (Cr.10)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved