Berita Malaka

Angka Stunting di Malaka Turun dari 18,9 Persen Menjadi 15,8 Persen

Turunnya angka stunting ini karena peran lintas sektor terutama TP-PKK dalam penggerakan sasaran dan juga peran serta masyarakat

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/NOFRY LAKA
STUNTING - Plt Kepala Dinas Kesehatan Malaka, dr. Charo Ulina menyampaikan angka stunting di Malaka turun menjadi 15,8 persen dari sebelumnya Februari 2022 terdata angka stunting di wilayah Kabupaten Malaka 18,9 persen 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN- Pemerintah Daerah Malaka melalui Dinas Kesehatan Malaka mencatat dari hasil pendataan selama 7 bulan ini, angka Stunting di Malaka turun menjadi 15,8 persen dari posisi Februari 2022 tercatat 18,9 persen. 

Turunnya angka Stunting di Malaka ini karena peran lintas sektor terutama Tim Penggerak PKK dalam penggerakan sasaran dan juga peran serta masyarakat. 

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Malaka dr. Sri Charo Ulina kepada Pos Kupang di Betun, Desa Wehali Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, pada Kamis 29 September 2022.

Dikatakan dr. Sri Charo Ulina bahwa  sebelumnya pada Februari 2022 terdata angka Stunting di Malaka  18,9 persen, ini yang sesuai hasil operasi timbang.

Baca juga: Turun ke Desa Ketua dan Wakil TP PKK Sosialisasi Penanganan Stunting di Malaka

 "Ia benar, angka stunting memang turun menjadi 15, 8 persen dan ini data yang diperoleh di wilayah Malaka. Kita masih tunggu rilis dari provinsi atau hasil resmi penutupan aplikasi e-PPGBM," katanya. 

"Jadi stunting ini bukan semata-mata pekerjaan dari tim kesehatan sendiri tapi merupakan suatu hasil kerjasama dari berbagai unsur masyarakat dan perangkat daerah," tambahnya.

Kemudian data yang didata per puskesmas bervariasi yaitu di Puskesmas Weoe sebanyak 206 orang stunting.

Untuk Puskesmas Alkani 31, Puskesmas Besikama 467, Puskesmas Weliman 223, Puskesmas Biudukfoho 130, Puskesmas Oemurak 85, Puskesmas Tafuli 116, Puskesmas Wekmidar 106, Puskesmas Tunabesi 146, dan Puskesmas Bani-Bani 77 orang. 

Baca juga: Bupati Simon Minta Segera Validasi Data Kemiskinan dan Intervensi Penurunan Stunting di Malaka

Sementara di Puskesmas Kaputu 87, Puskesmas Betun 85, Puskesmas Fahiluka 117, Puskesmas Sarina 41, Puskesmas Nurobo 34, Puskesmas Uabau 178, Puskesmas Seon 77, Puskesmas Namfalus 253, Puskesmas Babulu 35, dan Puskesmas Alas 76 orang. 

"Kita berharap agar angka stunting ini bisa turun lagi," singkatnya. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved