Berita Manggarai Timur

Kepala SMAN 2 Sambi Rampas Manggarai Timur: Polisi Segera Ungkap Penyebab Kebakaran 

Untuk dua ruangan darurat sebagian besar ludes terbakar sedangkan sebagian kecil kursi dan meja dapat di selamatkan.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO ISTIMEWA
OLAH TKP - Polisi dari Polsek Sambi Rampas sedang melakukan olah TKP di lokasi kebakaran gedung SMAN 2 Sambi Rampas.Kepala Seolah SMAN 2 Sambi Rampas, Manggarai Berharap, Polsek Sambi Rampas segera mengusut penyebab kebakaran gedung tersebut. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Kepala SMAN 2 Sambi Rampas, Manggarai Timur, Lukman, berharap pihak kepolisian Polsek Sambi Rampas, Polres Manggarai Timur segera mengungkap penyebab kebakaran.

Permintaan Kepala SMAN 2 Sambi Rampas, Manggarai Timur itu terkait penyelidikan Polsek Sambi Rampas, Polres Manggarai Timur yang mengusut penyebab kebakaran bangunan milik SMAN 2 Sambi Rampas.

Peristiwa kebakaran bangunan gedung SMA Negeri 2 Sambi Rampas yang beralamat di Kampung Temba Lajar, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, kata Lukman, terjadi pada Minggu 18 September 2022 sekitar pukul 17.50 Wita. 

Baca juga: Polres Manggarai Timur Terjunkan 50 Personil Amankan Pemilihan Wabup Sisa Jabatan 2019-2024

Dalam peristiwa kebakaran itu, Kata Lukman, mengakibatkan 2 ruangan darurat dan 1 ruangan bendahara terbakar. 

Untuk dua ruangan darurat sebagian besar ludes terbakar sedangkan sebagian kecil kursi dan meja dapat di selamatkan.

Sedangkan di ruangan bendahara sebagian besar tidak terbakar dan dapat diselamatkan hanya ada sebagian kecil meja, kursi, jendela dan buku-buku yang terbakar. 

Lukman juga tidak mengatahui apa penyebab kebakaran tersebut. 

"Kalau kosleting listrik kami di sekolah sini belum ada listrik. Kami tidak mengatahui sumber api dari mana,"ujarnya.

Baca juga: Ketua DPRD Apresiasi Penegakan Disiplin ASN di Kabupaten Kupang

Dikatakan Lukman, titik api pertama dilihat dari ruangan darurat dan kemudian salah satu titik api juga dilihat di ruangan bendahara. Adapun ruangan bendahara dan ruangan darurat terpisah dan berjarak. 

"Kami malam itu fokus di ruangan darurat, tiba-tiba salah satu guru ini, lihat titik api juga di ruangan bendahara. Karena itu kami langsung berupaya untuk memadamkan api itu," ujar Lukman

Dikatakan Lukman, terkait peristiwa kebakaran tersebut, kini pihak kepolisian dari Polsek Sambi Rampas, sedang dalam proses penanganan dan juga telah melakukan olah TKP pada Senin 19 September 2022.

Karena itu, Kata Lukman, pihaknya menaruh harapan besar kepada aparat penegak hukum dari Kepolisian Polsek Sambi Rampas bisa berhasil mengungkap penyebab kebakaran itu. 

Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta S.H.,S.I.K.,M.Si melalui Kanit Reskrim Polsek Sambi Rampas, Aipda Hamdan kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 28 September 2022, menerangkan, pada saat terjadinya kebakaran tersebut, pihaknya langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan tiba si TKP sekitar pukul 18.20 Wita.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved