Berita NTT

Bulog Gelar Operasi Pasar, Penyaluran Tembus 17.707 Ton di NTT

Bulog Kanwil NTT sudah menggelontorkan sebanyak 17.707 ton beras Operasi Pasar  demi menjaga harga beras

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/MICHAELA UZURASI
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil NTT, Mohamad Alexander, Kamis, 07 Juli 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Bulog menggelar Operasi Pasar Pasar Beras dan tercatat penyalurannya tembus 17.707 ton di NTT

Operasi pasar berupa beras yang digelar Bulog di NTT berfungsi untuk  menjaga stabilitas harga pangan khususnya beras

Tercatat, sepanjang tahun 2022 Perum Bulog di NTT telah melaksanakan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) atau dikenal dengan nama Operasi Pasar di seluruh wilayah Indonesia. 

Berdasarkan rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, 24 September 2022, terhitung dari awal tahun hingga minggu ke 3 September ini Bulog Kanwil NTT sudah menggelontorkan sebanyak 17.707 ton beras Operasi Pasar  demi menjaga harga beras di pasaran agar tidak terjadi lonjakan.

Baca juga: Lamar Online, Lowongan Kerja Bulog Bagi D3 S1 Berbagai Jurusan, Syarat dan Link Lamar

FOTO BERSAMA - Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil NTT Mohamad Alexander foto bersama usai memantau operasi pasar bulog di kelurahan Naimata, Kota Kupang
FOTO BERSAMA - Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil NTT Mohamad Alexander foto bersama usai memantau operasi pasar bulog di kelurahan Naimata, Kota Kupang (POS-KUPANG.COM/H.O- BULOG NTT)

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil NTT, Mohamad Alexander dalam keterangannya mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran untuk memastikan program KPSH yang sudah berjalan lancar sepanjang tahun ini makin dimasifkan agar tidak ada gejolak harga di tingkat konsumen. 

“Masyarakat jangan khawatir, Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau walau di pasaran ada sedikit kenaikan harga. Kami melakukan pemantauan secara terus menerus di tengah situasi saat ini, berdasarakan pencatatan harga beras hanya mengalami sedikit kenaikan dikarenakan faktor kenaikan harga BBM," kata Mohamad Alexander.

Kegiatan Operasi Pasar atau Program KPSH yang dilakukan sepanjang tahun oleh Bulog Kanwil NTT ini terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen. 

Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari Tiga Pilar Ketahan Pangan yang ditugaskan kepada Bulog yaitu ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas.

Baca juga: Stok Minyak Goreng di Perum Bulog Larantuka Flotim Kosong

"Yang menjadi fokus kami saat ini adalah stabilitas harga beras di masyarakat, untuk itu kami akan upayakan semaksimal mungkin pelaksanaan program stabilisasi tersebut tanpa ada unsur kepentingan apapun kecuali kepentingan rakyat, terlebih ditengah situasi seperti sekarang," tambah Mohamad Alexander.

Alexander kemudian menjelaskan Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersediaan pangan ini. Selain memiliki jaringan infrastruktur kantor dan gudang yang tersebar sampe pelosok NTT.

"Kami pastikan juga bahwa seluruh jaringan yang bekerjasama dengan Perum BULOG sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara offline maupun online, juga outlet-outlet binaan Perum BULOG seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh Nusa Tenggara Timur," kata Mohamad Alexander.

Ia memastikan bahwa Bulog terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna menjaga harga beras di tingkat konsumen tetap stabil atau tidak mengalami lonjakan.(*))

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved