HUT Kota Kefamenanu

HUT Kota Kefamenanu ke-100, Pendeta Abdi Lay Beri Pesan Tersirat untuk Pemerintah

Pendeta Abdi Lay berharap dalam HUT Kota Kefamanenu ke-100, kemajuan juga mesti tampak dalam relasi antar agama menuju ke arah yang lebih baik.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Eflin Rote
DOKUMENTASI PRIBADI
HUT KOTA KEFAMENANU - Ketua Majelis Klasis Timor Tengah Utara, Pendeta Abdi Lay berharap kemajuan juga mesti tampak dalam relasi antar agama menuju ke arah yang lebih baik. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Ketua Majelis Klasis Timor Tengah Utara, Pendeta Abdi Lay menyampaikan pesan penting pada perayaan HUT Kota Kefamenanu ke-100, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT.

Pendeta Abdi Lay mengatakan, pada perayaan HUT Kota Kefamenanu ke-100 ini, Kota Kefa bisa semakin maju dalam pembanguan infrastruktur dan transparansi pemeritahan.

Selain itu, Pendeta Abdi Lay berharap dalam HUT Kota Kefamanenu ke-100, kemajuan juga mesti tampak dalam relasi antar agama menuju ke arah yang lebih baik.

Baca juga: Anggota DPRD TTU Yohanes Salem; Perayaan HUT ke-100 Kota Kefamenanu Jadi Titik Evaluasi 

Di usia yag menginjak 100 tahun, Kota Kefamenanu dan Kabupaten TTU mesti menjadi pengayom bagi semua komponen yang berada di daerah ini.

Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) juga akan fokus mengawal pembangunan serta program-program Pemerintah Kabupaten TTU.

"Kami Gereja juga mendukung penuh program-program pemerintah," ucapnya saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, Rabu, 21 September 2022.

Baca juga: Bupati TTU Juandi David Melepas Peserta Napak Tilas Kota Kefamenanu

Bertepatan dengan perayaan HUT ke-100 Kota Kefamenanu ini, Pdt. Abdi meminta agar keran komunikasi di tubuh Pemerintah Kabupaten TTU mesti dibuka dengan baik.

Hal ini bertujuan agar meminimalisir sumbatan-sumbatan dalam komunikasi. Pasalnya, sumbatan pada komunikasi itu bisa berdampak pada ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah.

Ia juga menyarankan agar, pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara bisa menyiapkan waktu dalam kurun waktu tertentu untuk beraudiens dengan masyarakat secara umum.

Baca juga: Pertina Timor Tengah Utara Gelar Kefa Boxing Day, Meriahkan HUT Kota Kefamenanu

"Masyarakat harus memiliki ruang di mana pemerintah menyiapkan ruang publik untuk berbicara dengan masyarakat," bebernya.

Pdt. Abdi juga meminta pemerintah untuk legowo menerima kritik dan saran. Karena hal ini akan menolong pemerintah untuk berproses lebih baik.

Lebih lanjut Ia menyampaikan bahwa, harapan terbesar dari semua ini adalah pemerintah tidak boleh antikritik. Tetapi, menjadikan kritik itu sebagai sarana untuk memperbaiki dan meningkatkan lagi hal-hal yang sudah baik.

Mewakili jemaat Gereja Masehi Injili di Timor secara khusus di Kabupaten Timor Tengah Utara, Pdt. Abdi menyampaikan selamat ulang tahun ke-100 untuk Kota Kefamenanu yang menjadi bagian penting dari GMIT sendiri. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved