Berita Kabupaten TTU

Anggota DPRD TTU Yohanes Salem; Perayaan HUT ke-100 Kota Kefamenanu Jadi Titik Evaluasi 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara, Yohanes Salem, S. T mengatakan Kota Kefamenanu genap berusia 100 tahun ata

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM / Dionisius Rebon
Anggota DPRD TTU, Yohanes Salem, S. T 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah TTU atau DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara, Yohanes Salem, S. T mengatakan Kota Kefamenanu genap berusia 100 tahun atau satu abad tepat pada tanggal 22 September 2022.

Usia Kota Kefamenanu yang ke-100 tahun secara harafiah memberikan makna tentang panjangnya waktu perjalanan dan pengalaman daerah ini menghadapi berbagai tantangan maupun persoalan dalam kaitan dengan pembangunan kehidupan masyarakat Kabupaten TTU. 

"Saya secara pribadi memaknai peristiwa perayaan 100 tahun ini sebagai momentum titik balik untuk dilakukan evaluasi perjalanan daerah ini selama kepemimpinan 10 dekade. Tentang apa yang sudah dibangun, sedang berproses maupun  yang akan dibangun ke depan secara bersama-sama," ucapnya saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, Rabu, 21 September 2022.

Berpijak pada tema besar perayaan HUT ke-100 Kota Kefamenanu “Dengan Semangat Nekaf Mese Ansaof Mese, Kita Bangkit Menuju Masyarakat Sejahtera, Adil dan Mandiri” anggota DPRD dari Partai Demokrat ini menaruh atensi pada persoalan publik yang masih menyita perhatian bersama dalam usia 100 tahun ini antara lain pada sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup  dan demokrasi.

Baca juga: Pertina Timor Tengah Utara Gelar Kefa Boxing Day, Meriahkan HUT Kota Kefamenanu

Kabupaten TTU, ucapnya,  membutuhkan SDM yang baik dan berdaya saing untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan IT yang makin masif dan mata rantai pendidikan selalu berkutat juga pada kualitas pengajar.

Oleh karena itu, tidak boleh ada toleransi terhadap kapasitas dan kualifikasi tenaga pengajar serta keberpihakan anggaran yang nyata.

"Saya optimis kita bisa karena di tanah Biinmafo berdiri megah Universitas Timor yang setiap tahun menghasilkan banyak Sarjana," tukasnya.

Selain itu, sektor kesehatan juga perlu mendapat perhatian serius. Pasalnya,  Kabupaten TTU masih berkutat dengan angka stunting yang tinggi dan masih minimnya faktor pendukung upaya kesehatan masyarakat.

Sementara itu pada sektor ekonomi, Yohanes mengakui bahwa ekonomi Kabupaten TTU dan dunia saat ini mengalami guncangan akibat Pandemi Covid-19.

 Pemerintah Kabupaten  TTU harus bisa membangun kolaborasi yang baik dengan sektor swasta untuk mendorong kemandirian ekonomi melalui swasembada bidang pertanian dan peternakan. 

"Ada banyak sumberdaya yang belum dimaksimalkan misalnya potensi lahan tidur yang masih banyak dan juga  dana desa yang mencapai miliaran rupiah," ungkapnya.

Apabila pembangunan yang dimaksud direncanakan dengan baik dan dikolaborasikan dengan kebijakan daerah maka harapan bersama untuk kesejahteraan dan kemandirian masyarakat bisa tercapai. 

"Maka dalam perayaan HUT  ke-100 Kota Kefamenanu saya memberikan apresiasi atas berbagai keberhasilan yang  sudah dan sedang berjalan  kiranya apa yang sudah baik kita terus pertahankan dan yang masih kurang perlu kita benahi. Dengan demikian, pemerintah dituntut untuk bisa membuka diri menerima kritikan dan masukan yang konstruktif demi masa depan TTU yang lebih baik," tutupnya. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved