Berita Pendidikan

LDIKTI Rakor Bersama Pimpinan PTN dan PTS se-NTT

LLdikti XV mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor)  Program Kemendikbudristek dengan pimpinan PTN dan PTS se- Provinsi NTT  di Aula Tablolong

Penulis: Paul Burin | Editor: Ferry Ndoen
ISTIMEWA
PESERTA - Para peserta foto bersama saat kegiatan itu. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Untuk meningkatkan mutu pelayanan terhadap Perguruan Tinggi Swasta PTS  LLdikti XV Kupang mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor)  Program Kemendikbudristek dengan pimpinan PTN dan PTS se- Provinsi NTT  di Aula Tablolong,  Hotel Kristal Kupang, 13-14 September 2022.

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT, Dra. Bernadete Erni Usbuko, M.Si.  Hadir Prof. Drs. Mangadas Lumban Gaol, M.Sc. Ph.D,  Mantan Kepala LLdikti XV; Penjabat Walikota Kupang,  George M. Hadjoh, S.H; Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi NTT, Ana Waha Kolin; Rektor Universitas Nusa Cendana,  Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc beserta seluruh jajaran wakil rektor; Direktur Politehnik Negeri Kupang, Frans Mangngi, S.T, M.Eng,  beserta seluruh jajaran wakil direktur; tokoh masyarakat Kota Kupang, Esthon L. Foenay, pimpinan BUMN dan perbankan yang menjadi mitra PTS.

Dalam sambutannya, Erni Usbuko mengatakan, Pemprov NTT akan bersinergi dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, karena pendidikan yang memadai akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. 

Untuk mencapai hal tersebut kata Bernadete, perlu adanya kolaborasi dengan berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta, dunia usaha dan dunia industri yang bertujuan mengentaskan berbagai persoalan yang ada dalam masyarakat.

 Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Adrianus Amheka mengatakan, sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,  LLDIKTI berperan dalam melaksanakan tugas, yaitu memfasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, antara lain melaksanakan pemetaan mutu pendidikan tinggi, memfasilitasi peningkatan mutu penyelenggara dan pengelolaan pendidikan tinggi, memfasilitasi kesiapan pendidikan tinggi dalam hal penjaminan mutu eksternal termasuk pengelolaan data dan informasi, pelaksanaan evaluasi dan pelaporan fasilitasi peningkatan mutu serta pelaksanaan administrasi lainnya.

 Selain itu, kapasitas LLDIKTI ke depan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku melaksanakan tugas berupa fasilitasi penilaian angka kredit pendidik dan tenaga kependidikan, pendirian pendidikan tinggi dan pembentukan program studi serta pelaksanaan kerja sama. Selanjutnya, Amheka mengatakan, “Adapun poin-poin penting dalam Rakor juga untuk memastikan potensi ketercapaian Indikator Kinerja Utama LLDIKTI Kupangbisa terlampaui dengan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, sesuai fungsi yang berlaku dalam Tata Kerja LLDIKTI, yaitu melaksanakan koordinasi lingkup Unit Utama kementerian, pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota, perguruan tinggi negeri dan swasta serta unit organisasi lainnya di luar kementerian sesuai denngan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku saat ini."

Prof. Adrianus Amheka berharap langkah penting bagi semua pelaksana pendidikan tinggi lingkup NTT dalam menjalankan kebijakan transformatif pendidikan tinggi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi perlu secara bersama-sama dengan semangat gotong-royong dan kolaborasi, sehingga bisa memberikan perbaikan yang signifikan untuk perwujudan kebijakan transformatif Pendidikan Tinggi d Provinsi NTT.

 Sehingga kata dia, melalui wadah ini koordinasi selama dua hari ini bisa mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dan bisa memitigasi persoalan atau ancaman-ancaman yang mungkin akan ditemui dalam pelaksanaan transformasi kebijakan tersebut melalui kebijakan “Medeka Belajar Kampus Merdeka” yang esensinya dilaksanakan di berbagai perguruan tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat terlaksana dengan baik.
 

Rakor  tersebut, selain menyosialisasikan program Kemdikbudristek dan mengidentifikasi permasalahan dalam bidang Pendidikan Tinggi lingkup Provinsi NTT serta strategi penyelesaiannya, juga disepakai untuk membentuk Forum Komunikasi Pendidikan Tinggi Negeri dan Swasta se-Provinsi NTT, pembentukan tim akselerasi kampus merdeka dan komitmen untuk sinergi antara dunia usaha dan dunia industri dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas. (*/pol)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

PESERTA - Para peserta foto bersama saat kegiatan itu.
PESERTA - Para peserta foto bersama saat kegiatan itu. (ISTIMEWA)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved