Kamis, 16 April 2026

Berita Sumba Timur

Setelah 24 Tahun Melakukan Intervensi, WVI Tutup Area Program di Sumba Timur

partisipasi anak di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Wahana Visi Indonesia resmi menutup area program Sumba Timur.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
SELESAI - Tim WVI Area Program Sumba Timur bersama para pimpinan nasional, bord WVI, serta donatur foto bersama pada seremonial penutupan program di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi Waingapu, Kamis 8 September 2022. 

Roslinda Tamo Ina (17), yang mewakili anak Sumba Timur berharap WVI terus diberkati dalam pelayanan dimana saja program dijalankan. "Harapan kami, doa kami, diberkati terus dalam pelayanan, terus maju dan terus menjadi berkat untuk orang lain," ujar Roslinda. 

Ia menyebut, melalui pendampingan Wahana Visi Indonesia WVI, anak anak dampingan di Sumba Timur dapat mengharumkan nama Sumba Timur dan NTT hingga level internasional. 

"Terima kasih sudah mendampingi kami, Kami tidak tau, kami harus balas dengan apa," ujar siswa SMA Negeri 1 Waingapu ini. 

Direktur Nasional WVI, Angelina Theodora menyebut hasil yang paling nyata dan berkelanjutan dari intervensi program WVI adalah anak-anak Sumba Timur. Intervensi program dilakukan di 44 desa di 11 kecamatan yang ada di Sumba Timur dengan pendampingan terhadap lebih dari 6 ribu anak. 

Angelina Theodora juga mengapresiasi anak anak dampingan yang terlibat dalam forum anak yang kini terlibat aktif dan Musrembang hingga tingkat Kabupaten Sumba Timur. 

"Forum anak berhasil diundang untuk ikut Musrenbang, ini betul betul pencapaian luar biasa," ungkap Angelina Theodora. 

Ia mengatakan, meski program pendampingan anak telah usai, namun WVI masih hadir melalui pelayanan lainnya untuk memberi pendampingan BUMDES dengan perspektif kesetaraan gender dan inklusi sosial. 

"Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada semua mitra yang telah bersama dan berkontribusi. Semoga praktek baik ini dapat direplikasi dan dilanjutkan oleh mitra lokal," ujar dia. 

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua mitra dan masyarakat terhadap kekurangan kekurangan dalam perjalanan program. 

Ninik Nainggolan, Bord WVI, menyebut WVI melayani masyarakat Sumba Timur karena anugerah Tuhan. WVI, kata dia, membangun sumber daya manusia.  

Dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten  Sumba Timur yang memiliki komitmen luar biasa terhadap pendamping dan pengembangan anak anak yang dilakukan WVI. 

"Kami menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada semua pihak yang bersama dalam visi untuk  kehidupan anak yang utuh di Sumba Timur," pungkas dia. 

Venthia Sabatini selaku Area Program Manager WVI Sumba Timur juga menyampaikan harapan agar praktek baik terus dilaksanakan. Venthia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang bekerja dalam program. 

Dalam seremoni penutupan program area, dipentaskan drama oleh Forum Anak Sumba Timur (FAST) serta persembahan lagu akustik oleh anak. Pada kesempatan itu, juga dilaksanakan penandatanganan Kerjasama WVI dan Yayasan Harapan Sumba serta penyerahan apresiasi kepada keluarga WVI. (Ian) 

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG

Tim WVI Area Program Sumba Timur bersama para pimpinan nasional, bord WVI, serta donatur foto bersama pada seremonial penutupan program di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi Waingapu, Kamis 8 September 2022.
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG Tim WVI Area Program Sumba Timur bersama para pimpinan nasional, bord WVI, serta donatur foto bersama pada seremonial penutupan program di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi Waingapu, Kamis 8 September 2022. (POS-KUPANG.COM/RYAN NONG)
Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved