Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Sabtu 10 September 2022, Pohon dan Buah yang Baik
Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. John Lewar SVD dengan judul Pohon dan Buah yang Baik.
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RP. John Lewar SVD dengan judul Pohon dan Buah yang Baik.
RP. John Lewar menulis Renungan Harian Katolik ini merujuk 1Korintus 10:14-22a, dan bacaan Injil Lukas 6:43-49.
Di akhir Renungan Harian Katolik disediakan pula teks lengkap bacaan Sabtu 10 September 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.
Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, demikian kata bijak yang mengingatkan kita bahwa kalau mau menjadi orangtua yang baik, maka anak-anak kita pun akan baik adanya.
Atau kalau orang melihat seorang anak baik adanya, maka orang itu akan berpikir bahwa tentulah orang tua anak itu baik adanya.
Tak mengherankan bila kita sering mendengar kata-kata orang ”tidak ada beda sama bapak/ibunya entah dalam hal baik atau pun jahat.
Yesus memberi contoh pohon dan buah. “Tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang baik. Setiap pohon dikenal dari buahnya," kata Yesus.
Ajaran ini sederhana namun tajam. Yesus menyadarkan kita agar hidup sesuai ajaran-Nya.
Kita diingatkan bahwa baik buruknya tentang diri kita diukur orang dari apa yang kita katakan dan lakukan.
Karena itu, kita perlu bermawas diri dengan apa yang kita katakan dan kita lakukan.
Hal beriman akan Allah dan akan Yesus Kristus, AnakNya tidak sekadar sebuah pengakuan dari mulut, tetapi juga sebuah pengakuan iman yang mewujudnyata dalam perbuatan.
Beriman berarti mendengar dan melakukan kehendak Allah.
Rasul Paulus juga mengecam cara hidup jemaat di Korintus karena pada satu pihak mereka mengaku dengan mulut bahwa mereka sungguh beriman kepada Allah, tetapi mempraktikkan bentuk-bentuk penyembahan berhala.
Apakah mereka akan diselamatkan dengan cara hidup yang demikian? Tentu tidak!
Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 9 September 2022, Keluarkanlah Dahulu Balok dari Matamu
Saudari-saudaraku yang terkasih dalam Kristus.
Mendengarkan Firman Tuhan dan melakukannya adalah dasar utama menjadikan diri kita baik. Karena orang baik selalu mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik.
Sudahkah kita mendengarkan Sabda Tuhan dan melakukannya sebagai dasar untuk menjadi orang yang baik?
Hendaknya kita berusaha hidup selayaknya murid setia Yesus Kristus. Yesus Pohon Kehidupan kita dan diharapkan agar kita menjadi buah yang baik.
Kita menata diri dengan bersikap dan bertutur kata yang baik, maka kita telah memberi pengalaman kasih dan damai kepada banyak orang.
Bersikap baik, berkata baik dan menaburkan yang baik.
Kontemplasi
Masuklah dalam keheningan. Rasakanlah kehadiran Tuhan dalam SabdaNya.
Tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang baik.
Syukurilah keberadaanmu saat ini bahwa Yesus adalah pohon kehidupan Anda adalah buah yang baik.
Doa
Ya Tuhan, buatlah aku senantiasa sadar untuk melakukan apa yang selalu terucap di bibirku.
Berbahagialah orang yang mendengarkan Sabda Allah dan melaksanakannya. Amin.*
Sahabatku yang terkasih. Selamat Hari Sabtu. Salam doa dan berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada, dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.*
Teks Lengkap Bacaan Renungan Harian Katolik Sabtu 10 September 2022
Bacaan Pertama: 1 Korintus 10:14-22a
Kita ini sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.
Bacaan diambil dari Surat Pertama Santo Paulus kepada Jemaat di Korintus:
Saudara-saudaraku terkasih, jauhilah penyembahan berhala! Aku berbicara kepada kalian, sebagai orang-orang yang bijaksana. Pertimbangkanlah sendiri apa yang kukatakan. Bukankah piala syukur yang kita syukuri merupakan persekutuan dengan darah Kristus?
Bukankah roti yang kita bagi-bagi merupakan persekutuan dengan tubuh Kristus? Karena roti itu hanya satu, maka kita ini sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.
Perhatikanlah bangsa Israel yang alami: Bukankah mereka yang makan apa yang dipersembahkan mendapat bagian dalam pelayanan mezbah? Apa yang kumaksudkan? Apakah daging persembahan berhala itu mempunyai arti?
Ataukah berhala itu sendiri mempunyai arti? Bukan! Yang kumaksudkan ialah: apa yang mereka persembahkan itu dipersembahkan kepada roh-roh jahat, bukan kepada Allah. Dan aku tidak mau, kalian bersekutu dengan roh-roh jahat.
Kalian tidak dapat minum dari piala Tuhan dan sekaligus juga dari piala roh-roh jahat. Kalian tidak dapat mengambil bagian dalam perjamuan Tuhan dan sekaligus juga dalam perjamuan roh-roh jahat. Atau maukah kita membangkitkan cemburu Tuhan?
Demikianlah Sabda Tuhan
U: Syukur Kepada Allah.
Mazmur Tanggapan: Mzm. 116:12-13,17-18
Refr. Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu, Inilah Darah-Ku yang ditumpahkan bagimu. Lakukanlah ini akan peringatan kepada-Ku.
1. Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebajikan-Nya kepadaku? Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama Tuhan,
2. Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama Tuhan, akan membayar nazarku kepada Tuhan di depan seluruh umat-Nya,
Bait Pengantar Injil: Yohanes 14:23
Refr: Alleluya, Alleluya, Alleluya.
Orang yang mengasihi Aku akan menaati sabda-Ku. Bapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.
Bacaan Injil: Lukas 6:43-49
Mengapa kalian berseru kepada-Ku, 'Tuhan, Tuhan!' padahal kalian tidak melakukan apa yang Kukatakan?
Inilah Injil suci menurut Lukas:
Yesus menyampaikan wejangan ini kepada murid-murid-Nya, “Tidak ada pohon baik yang menghasilkan buah yang tidak baik. Dan tidak ada pula pohon tidak baik yang menghasilkan buah baik.
Sebab setiap pohon dikenal dari buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri orang tidak memetik buah anggur. Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik.
Tetapi orang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaan hatinya yang jahat. Sebab yang diucapkan mulut meluap dari hati. Mengapa kalian berseru kepada-Ku, ‘Tuhan, Tuhan!’ padahal kalian tidak melakukan apa yang Kukatakan?
Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan sabda-Ku serta melakukannya, - Aku menyatakan dengan siapa ia dapat disamakan: Dia itu sama dengan orang yang mendirikan rumah.
Ia menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena dibangun dengan kokoh.
Sebaliknya barangsiapa mendengar sabda-Ku dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika dilanda banjir, rumah itu segera roboh, dan hebatlah kerusakannya.”
Demikianlah Sabda Tuhan
U: Terpujilah Kristus.
Renungan Harian Katolik lainnya
Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pater-John-Lewar-SVD_03.jpg)