Berita NTT
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat: Program Banyak Jalan Karena Perempuan
PT Permodalan Nasional Madani sebagai pemberdayaan memiliki tanggung jawab kepada nasabah dengan memberikan modal dan pendampingan Kapasitas Usa
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - PT Permodalan Nasional Madani sebagai pemberdayaan memiliki tanggung jawab kepada nasabah dengan memberikan modal dan pendampingan Kapasitas Usaha (PKU).
Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur dihadiri oleh 500 nasabah perempuan pra sejahtera dengan mengusung tema "Targeted Small Bussiness Course For Female Enterpreneurs "Mama Menabung, Keluarga Sejahtera, Mama Su Ada NIB, Usaha Semakin Jaya".
Acara dihadiri oleh Viktor B. Laiskodat selaku Gubernur NTT, Arief Mulyadi selaku Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani, Nurfajriansyah selaku Advisor Direktur PT permodalan Nasional Madani, Tatang Sefy Setyano selaku Pemimpin Cabang PNM Denpasar dan Dicky Fajrian selaku Kepala Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU).
Pada kegiatan ini seluruh mama yang hadir dapat langsung memiliki buku tabungan dari Bank BRI dan Juga dapat langsung memilki NIB (Nomor Induk Berusaha). M.Nasir selaku Asisten Manager Bisnis Mikro BRI, sebagai narasumber menjelaskan manfaat dalam menabung dan bagaimana tips atau cara agar mama dapat menyisihkan uangnya untuk menabung. Mama dapat merasakan kemudahan dalam membuka dan mendapatkan buku tabungan dalam kesempatan ini.
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali menyoroti angka kemiskinan di Provinsi NTT. Menurutnya peran dari ibu-ibu rumah tangga yang sekaligus sebagai pelaku UMKM turut punya andil besar dalam memutus rantai kemiskinan di NTT.
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menilai program berbagai instansi yang menyasar ibu-ibu di NTT terbilang baik dijalankan dan selama ini telah cukup memenuhi hasil khususnya dalam pengembangan UMKM.
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat ingin terjadi kerja kolaborasi di NTT antara lembaga dan instansi baik pusat dan daerah bersama dengan para ibu-ibu yang diharapkannya membantu pemerintah memutus rantai kemiskinan.
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menyampaikan ini dalam acara yang diselenggarakan Permodalan Nasional Madani (PNM) mengenai literasi keuangan, edukasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi).
Kegiatan ini berlangsung di Aula El Tari Kupang, Selasa (6/9/2022), yang dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT PNM Arief Mulyadi.
Kegiatan ini berlangsung secara luring dan daring yang diikuti juga ibu-ibu dari Bajawa, Belu dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
PNM sendiri menjadi pihak yang akan membantu ibu-ibu di NTT dengan berbagai program dan ia ingin pelatihan tersebut perlu direspon serius oleh 1000 peserta UMKM NTT yang semuanya adalah ibu-ibu saat itu.
Ia menyebut angka kemiskinan di NTT mencapai lebih dari 1 juta jiwa sehingga perlu hadir semakin banyak lagi pelaku UMKM yang madani.
"Ibu-ibu ini orang-orang luar biasa yang perlu mendorong kita keluar dari kemiskinan," tambah Viktor.
Viktor juga mengapresiasi PNM, BRI dan Pegadaian yang akan melatih dan memberi bimbingan berwirausaha ibu-ibu selain memberikan permodalan wirausaha.