Polisi Tembak Polisi

Sidang Kode Etik Pelaku Obstruction of Justice Kasus Brigadir J Dilanjutkan,Siapa Tumbal Berikutnya?

Polri lanjutkan Sidang Kode Etik para tersangka Obstruction of Justice Kasus Brigadir J, besok Selasa 5 September 2022,siapa tumbal berikutnya?

Editor: Adiana Ahmad
Tribunnews.com
Ferdy Sambo dipecat/ Foto Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo jalani sidang kode etik dan dipecat dari polisi - Sidang kode etik tersangka Obstruction of Justice Kasus Brigadir J dilanjutkan besok, siapa tumba berikutnya? 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Menurut rencana sidang kode etik 4 dari 7 tersangka obstruction of justice Kasus Pembunuhan Brigadir J akan dilanjutkan Mabes Polri besok Selasa 6 September 2022. Dalam sidang kode etik sebelumnya, Polri telah memecat tiga tersangka yakni Irjen Ferdy Sambo, Kompol Chuck Putranto dan Kompol Baiquni Wibowo

Meski, ketiganya masih mengajukan banding atas putusan sidang kode etik tersebut.

Sementara 4 tersangka lainnya yang harus menjalan sidang kode etik Besok yakni Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman dan AKP Irfan Widyanto. 

Mereka sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penghalangan penyidikan atau obstruction of justice Kasus Pembunuhan Brigadir J. 

Baca juga: LPSK Heran Putri Candrawathi Tidak Teriak Saat Brigadir J Lakukan Pelecehan Seksual, Sebut Janggal 

Lalu dari 4 tersangka tersebut siapa yang akan menjadi tumbal yang akan dipecat berikutnya?

Mereka diduga melanggar Pasal 49 Juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 Ayat (1) Juncto Pasal 32 Ayat (1) UU ITE dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut sidang kode etik itu akan dilanjutkan pada Selasa (6/9/2022) besok.

"(Sidang kode etik) hari Senin kita hold dulu, karena masih ada pemeriksaan para saksi tambahan untuk berkas perkara," kata Dedi kepada wartawan, Senin (5/9/2022).

Dedi menyebut pihaknya saat ini bekerja maraton untuk bisa melaksanakan sidang etik kepada semua polisi yang terlibat dalam kasus ini.

Baca juga: TERBONGKAR, Ini Bisikan Ferdy Sambo Kepada Bharada E Sebelum Tembak Brigadir J, Apa?

"Karowaprov terus kerja maraton semoga-semoga diberikan kesehatan sehingga sampai 30 hari ke depan kami bisa (laksanakan sidang etik) semua yang terlibat terkait menyangkut masalah pelanggaran kode etik klaster obstruction of justice," ungkapnya.

Dalam kasus ini, Ferdy Sambo adalah aktor utama pembunuhan Brigadir Yosua, termasuk menyusun rekayasa skenario untuk menutupi aksinya, memerintahkan menghilangkan barang bukti, hingga menghalangi penyidikan.

Diduga Ferdy Sambo memerintahkan ajudannya Bhayangkara Dua Richard Eliezer alias Bharada E untuk menembak Brigadir J. Eksekusi dilakukan di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022).

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen pol Dedi Prasetyo membeberkan motif pihaknya menetapkan tersangka kepada tujuh tersangka tersebut.

Kata Dedi, mereka diduga melakukan kegiatan-kegiatan yang menghalangi proses penyidikan, termasuk pengerusakan closed circuit television (CCTV) dan handphone.

"(Melakukan, red) pengerusakan CCTV, HP, menambahkan BB di TKP dan menghalangi sidik (penyidikan)," kata Dedi saat dikonfirmasi Tribunnewscom, Kamis (1/9/2022). (*)

Berita lain terkait Ferdy Sambo

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polri Lanjutkan Sidang Kode Etik Tersangka Obstruction of Justice Kasus Brigadir J Besok

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved