Berita Belu

Polres Belu Amankan Warga Kabupaten Malaka Timbun BBM Bersubsidi

Pemilik BBM diamankan karena terbukti melakukan pelanggaran terkait penyalahgunaan, pendistribusian, penyimpanan dan pengangkutan BBM

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Edi Hayong
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
AMANKAN- Polisi amankan BBM jenis solar yang ditimbun pelaku di Manumutin, Kabupaten Belu, Minggu 4 September 2022. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA- Unit Tindak Pidana Tertentu atau Tipiter Sat Reskrim Polres Belu berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM jenis solar bersubsidi.

Dalam penggerebekan di sebuah gudang milik PA (47), di Kuneru, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Minggu 4 September 2022, aparat kepolisian berhasil mengamankan sembilan drum berisi 1 ton lebih BBM jenis solar atau sebanyak 1.670 liter.

Selain mengamankan BBM, Kanit Tipiter IPDA Beggie Ferlando P Putra S.T.rK bersama anggota juga mengamankan pemilik BBM berinisial PA (47), warga Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka.

Pemilik BBM diamankan karena terbukti melakukan pelanggaran terkait penyalahgunaan, pendistribusian, penyimpanan dan pengangkutan BBM.

Hal ini disampaikan Kapolres Belu AKBP Yosep Krisbiyanto S.I.K kepada wartawan, Senin 5 September 2022.

Katanya, pembongkaran kasus penimbunan BBM bersubsidi ini berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya sebuah gudang yang menjadi tempat penimbunan BBM jenis Solar.

Baca juga: Kebijakan Kenaikan Tarif BBM Tidak Cukup Diimplementasi Dengan Pendekatan Otoritatif Hirarkis

“Berdasarkan info dari warga, anggota kita langsung melakukan pengembangan dan benar saja, saat turun ke gudang tersebut kita menemukan sembilan drum berisi BBM jenis solar ”, ungkap Kapolres Belu.

Menurut Kapolres, BBM yang diamankan sebanyak 1.670 liter dengan perincian delapan drum berisi 200 liter dan satu drum berisi 70 liter. 

Lebih lanjut, orang nomor satu di Polres Belu ini mengungkapkan, modus penimbunan BBM bersubsidi tersebut yakni pelaku datang ke setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menggunakan satu unit dump truck dengan membeli solar subsidi seharga Rp. 6.850.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved