Berita Rote Ndao
Gubernur NTT Sebut Orang Tertarik ke Rote Karena Ada Sebuah Nilai Paling Mahal, Simak Penjelasannya
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menceriterakan betapa pentingnya nilai moral yang dimiliki orang Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menceriterakan betapa pentingnya nilai moral yang dimiliki orang Rote.
Hal ini disampaikannya, saat memberi sambutan dalam Rapat Kerja Gubernur bersama Seluruh Kepala Desa dan Camat se- Kabupaten Rote Ndao di Gedung Auditorium Ti'i Langga Permai, Kamis 01 September 2022.
"Ini saya mau cerita. Rote itu terkenal di dunia sebelum Labuan Bajo terkenal. Di Rote itu punya daya tarik dan nilai yang luar biasa," ungkap Gubernur Viktor.
Dirinya berceritera bahwa saat itu kisah tentang Rote dari orang lain, bukan didengar di Rote ataupun di Kupang, tetapi cerita ini dikatakan Gubernur Viktor, datang dari Los Angeles.
"Ceritanya begini, saat itu saya ada di Los Angeles, saya bertemu seorang warga di sana, dia tanya saya, dari mana, saya jawab dari Nusa Tenggara Timur," kata Gubernur Viktor.
Ia melanjutkan, orang itu menjawab, oh yah Nusa Tenggara Timur, dia (warga Los Angeles) senang Rote, dia pernah ke sana.
Dikatakan Gubernur Viktor, bukan gelombangnya yang bagus, tapi cerita tentang jam tangannya.
"Ia bercerita begini, saya (warga Los Angeles) pernah taruh jam saya dan saya kembali lagi untuk ambil, tidak ada," kata Gubernur Viktor seraya menceriterakan orang itu.
Lalu, tambahnya, ada satu orang Rote antar jam itu ke penginapan orang tersebut. Di dalam benaknya, kata Gubernur Viktor, jamnya sudah hilang. Ternyata, ada orang yang antar kembali. Waktu mau kasih uang kepada orang Rote tersebut, orang Rote itu tidak mau.
"Cerita lain lagi, waktu saya nginap di Bo'a, ada seorang teman saya yang pergi mandi laut dan simpan handphone-nya di tempat duduk," cetus Gubernur Viktor.
"Dia (teman Gubernur Viktor) pulang kembali ke penginapan dia lupa kalau hp-nya simpan di tempat tadi. Ketika dia pergi mau ambil hp tersebut, tapi sudah tidak ada lagi," sambungnya bercerita.
Masih menurut Gubernur Viktor, ketika temannya kembali ke penginapan, ternyata orang yang melihat dan mengambil hp temannya sudah tunggu di penginapan.
"Ketika teman saya kembali ke penginapan, langsung dia kaget, ada yang datang mengembalikan hp-nya. Dicek ternyata betul hp-nya, dikasih uang karena sudah mengambil dan mengembalikan hp, tapi orang Rote itu tidak mau terima uang," kata Gubernur Viktor.
"Jadi mama Bupati, nilai yang paling mahal dari apapun itulah kejujuran. Orang kenal orang Rote karena kejujuran. Nilai ini yang perlu kita jaga," tutupnya. (Cr.10)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Baca juga: Kalahkan Pemda Flotim di PTUN, Kades Kolilanang Dilantik
