Berita Manggarai Barat

Loka Pom Manggarai Barat Temukan Puluhan Item Kosmetik Ilegal di Pasar Reo

Operasi kosmetik ilegal itu dilakukan bersama Polres Manggarai diwakili Polsek Reo dan Pemerintah Daerah Manggarai diwakili Kelurahan Reo

Penulis: Gecio Viana | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-Andirusmin Nuryadin, STP
OPERASI - Suasana Operasi kosmetik ilegal di Pasar Reo, Kabupaten Manggarai, Kamis 25 Agustus 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Tim Petugas Penyidikan Loka POM Kabupaten Manggarai Barat menemukan puluhan item kosmetik ilegal di Pasar Reo, Kabupaten Manggarai, Kamis 25 Agustus 2022.

Operasi kosmetik ilegal itu dilakukan bersama Polres Manggarai diwakili Polsek Reo dan Pemerintah Daerah Manggarai diwakili Kelurahan Reo. 

"Operasi dilakukan di Pasar Reo terhadap 6 sarana distribusi kosmetik, dari hasil operasi, petugas menemukan 23 item kosmetik Ilegal dengan nilai puluhan juta rupiah," kata Kepala Loka POM Manggarai Barat, Andirusmin Nuryadin STP.

Tidak hanya menemukan kosmetik ilegal, Andirusmin Nuryadin menjelaskan, terdapat juga ulah oknum penjual produk yang menghilangkan tanggal kadaluarsa produk kosmetik.

Andirusmin Nuryadin menuturkan, penggunaan kosmetik ilegal sangat merugikan konsumen, sebab kosmetik ilegal secara kualitas dan mutu tidak dijamin pemerintah terkait khasiat dan manfaatnya bagi kesehatan. 

"Kosmetik yang disita oleh Petugas Loka POM Manggarai Barat beberapa diantaranya merupakan produk public warning mengandung bahan berbahaya, bisa menyebabkan wajah rusak seperti flek-flek merah seperti terbakar hingga kanker kulit," ungkapnya. 

Kepada para pelaku, dikenakan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. 

"Terhadap para pelaku akan dilakukan tindak lanjut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, para pelaku telah melakukan tindak pidana mengedarkan sediaan farmasi berupa kosmetik tanpa izin edar yang melanggar UU kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 pasal 197 dan terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp 1,5 milyar," katanya.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved