Pelantikan Penjabat Wali Kota Kupang

Lantik George Hadjoh Jadi Penjabat Wali Kota Kupang, Ini Pesan Gubernur Viktor Laiskodat

Pelantikan ditandai pengambilan sumpah serta pelantikan Penjabat Wali Kota Kupang oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur atas nama Presiden Indonesia

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-DOK.HUMAS NTT
PELANTIKAN- Suasana pelantikan Penjabat Wali Kota Kupang oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT. Senin 22 Agustus 2022 siang 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG--  Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat  resmi melantik George Melkianus Hadjoh sebagai Penjabat Wali Kota Kupang, Senin 22 Agustus 2022. 

Pelantikan ditandai pengambilan sumpah serta pelantikan Penjabat Wali Kota Kupang oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur atas nama Presiden Indonesia, bertempat di Aula El Tari Kupang, Senin siang. 

Acara Pelantikan tersebut diawali dengan Pembacaan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 131.53-5116 Tahun 2022 Tentang Pengangkatan Penjabat Walikota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dibacakan langsung oleh Plt. Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT Dra. Bernadeta Usboko M.Si selaku Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT.

Keputusan Menteri Dalam Negeri RI yang dibacakan tersebut berbunyi, “Mengangkat Saudara George Melkianus Hadjoh SH, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Sebagai Penjabat Walikota Kupang dan Selama yang bersangkutan menduduki Jabatan dimaksud diberikan tunjangan Kepala Daerah sesuai Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku”.

Setelah Pembacaan Keputusan Menteri Dalam Negeri RI dilanjutkan Pengucapan Janji Jabatan yang dipandu langsung oleh Gubernur NTT dan diikuti dengan Pengukuhan oleh rohaniawan Pdt. Jeane M. Olivier- Nalle, M.Th.

Baca juga: Dilantik Sebagai Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh: Kota Kupang Harus Jauh Lebih Baik

Selanjutnya dilakukan penandatanganan beritarita acara janji jabatan secara berturut-turut oleh Pejabat yang telah mengangkat janji yakni George Melkianus Hadjoh, SH sebagai Penjabat Wali Kota Kupang dan selanjutnya oleh Gubernur NTT. 

Dilanjutkan dengan pemasangan tanda pangkat jabatan dan penyematan tanda jabatan oleh Gubernur NTT dan diikuti penandatangan naskah pelantikan oleh Gubernur NTT  juga penandatanganan Pakta Integritas

Serta dilakukan penyerahan memori jabatan dari Wali Kota Kupang Masa Jabatan 2017 – 2022 kepada Penjabat Walikota Kupang. Acara kemudian diakhiri dengan foto bersama.

Untuk diketahui setelah Pelantikan Penjabat Wali Kota Kupang tersebut, ditempat yang sama juga dilaksanakan Pelantikan Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK / Penjabat Ketua Dekranasda Kota Kupang yakni Ny. Yohana A. Hermanus.

"Selain masalah sampah, drainase dan kedisiplinan ASN, saya juga meminta Penjabat Walikota Kupang untuk membenahi sejumlah persoalan di Kota Kupang, termasuk pasar tradisional, meliputi pengaturan pedagang dan harga cabai yang cenderung melonjak sedangkan produksi cabai petani di kabupaten lain di pulau Timor berlimpah. Kota Kupang mestinya menampung seluruh produk pertanian dari Kabupaten Kupang," tulis Gubenur di akun facebooknya usai pelantikan.

Baca juga: Guru Besar Kempo George Hadjoh Resmi Jadi Penjabat Wali Kota Kupang

Pengamat Politik dari universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang,  Yohanes Jimmy Nami, memberi peringatan kepada penjabat Wali Kota Kupang ketika menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Dia menegaskan, penjabat harus menjalankan tupoksi dan tidak melampaui kewenangannya. 

"Perlu diingat agar jangan sampai Pj Wali Kota menjalankan tupoksinya melampaui kewenangannya. Namum juga harus memaksimalkan kewenangan yang ada dengan kerja-kerja cerdas, kreatif, inovatif agar bisa menjadi contoh bagi daerah dan citra positif sebagai ibu kota provinsi," katanya, dihubungi awal Agustus 2022.  

Menurut dia, dalam masa dua tahun kedepan merupakan waktu yang cukup lama kekosongan diisi oleh Penjabat. Diharapkan penjabat bisa menjalankan pemerintahan yang bersuh, peningkatan disiplin aparatur dan membuka ruang strategis untuk peningkatan ekonomi masyarakat Kota Kupang. Tidak kalah penting, tugas lain adalah menjaga situasi kondusif menuju pemilu 2024. 

Dalam masa pemerintahan yang transisi itu, Jimmy Nami menyebut situasi itu bisa dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi serta proyeksi bagi kebijakan dan agenda kerja Pemerintahan Kota kedepan. 

"Untuk itu, wajib membangun hubungan yang harmonis dengan lembaga legislatif sebagai unsur pemerintahan daerah, agar terwujud kerja-kerja kolaborasi yang baik," sebutnya. 

Baca juga: Jefri Riwu Kore Minta Masyarakat Dukung Penjabat Wali Kota Kupang

Jimmy Nami menyebut, Penjabat perlu menekankan kembali kepada ASN tentang independensi dan profesionalisme aparatur, dan ini harus jadi value bagi birokrasi sebagai aparatur negara yang mengayomi semua lapisan masyarakat. 

"Tidak boleh terkooptasi oleh kepentingan apapun di luar tupoksi ASN," imbuhnya. (Fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved