Polisi Tembak Polisi

Pengamat Hukum Unwira Kupang Mikhael Feka: KPK Perlu Dalami Dugaan Suap ke LPSK Oleh Ferdy Sambo

Menurut Mikhael tindakan untuk menyuap LPSK semakin menguatkan asumsi publik bahwa Irjen Ferdi Sambo adalah pelaku utama dari kasus pembunuhan Yosua.

Editor: maria anitoda
POS-KUPANG.COM/HO-MIKHAEL FEKA
Pengamat Hukum Unwira Kupang Mikhael Feka 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dugaan penyuapan yang dilakukan oleh Kadiv Propam Polri Irjen Ferdi Sambo ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) adalah contoh buramnya penegakan hukum di Indonesia.

Sikap Irjen Ferdi Sambo adalah cerminan penegakan hukum saat ini.

Ferdi Sambo diketahui, merupakan otak dari pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat. 

Nyawa anak buahnya itu dihabisi pada awal Juli 2022 di komplek perumahan Polri Duren Tiga Jakarta Selatan. Brigadir Yosua merupakan ajudan istrinya, Putri Chandrawati.

"Sangat disayangkan seorang jenderal bintang dua polisi yang memberikan contoh dan teladan kurang baik kepada masyarakat. Tindakan penyuapan adalah tindakan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 13 jo Pasal 15 UU Tipikor," kata pengamat Hukum Unwira Kupang, Mikhael Feka, Kamis 18 Agustus 2022.

Baca juga: Terjebak Perintah Irjen Ferdy Sambo, Kombes Budhi Susianto Kini Dikerangkeng di Mako Brimob

Menurutnya, tindakan untuk menyuap LPSK semakin menguatkan asumsi publik bahwa Irjen Ferdi Sambo adalah pelaku utama dari kasus pembunuhan Brigadir J.

"Menurut saya KPK perlu mendalami kasus dugaan suap terhadap LPSK tersebut," sebutnya.

Sekali pun suap tersebut tidak selesai dilakukan karena pihak LPSK tidak menerima suap tersebut tetapi Ferdi Sambo dapat dijerat dengan Pasal 15 UU Tipikor yang berbunyi setiap orang yang melakukan percobaan (suap,red) dan seterusnya, dipidana dengan pidana yang sama sebagaimana dimaksud Pasal 2, Pasal 3, Pasal 5 sampai dengan Pasal 14.

Selain Pasal 338 KUHP jo Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 KUHP tetapi juga bisa dikenakan Pasal 13 jo Pasal 15 UU No. 31 Tahun 1999 ttg Tipikor.

Dalam UU Korupsi Pasal 15 percobaan suap tetap dihukum dengan Pasal suap. (Fan)

Berita NTT lainnya

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved