Berita Kota Kupang
Puluhan Pelaku UMKM Meriahkan Exotic Tenun Fest BI NTT Tahun 2022
Mulai dari tenun songket Kui, gantungan kunci, tas, hingga masker hasil tenunan masyarakat dengan harga yang bervariasi.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Puluhan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM berpartisipasi sekaligus memeriahkan penyelenggaraan Exotic Tenun Fest (ETF) 2022.
Festival yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) perwakilan Nusa Tenggara Timur ini akan berlangsung selama tiga hari 12-14 Agustus 2022 di Lippo Plaza Kupang.
Rahima Plaikari, salah satu pelaku UMKM dari Kabupaten Alor ketika ditemui mengaku antusias mengikuti event tersebut.
Baca juga: Kepala Perwakilan BI NTT Perkirakan Ada Direct Selling Setelah Pembukaan Exotic Tenun Fest
Menurutnya, ETF merupakan sarana bagi pelaku UMKM untuk mengenalkan produk mereka kepada masyarakat.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia dan juga pemerintah daerah yang telah menyelenggarakan acara ini, melalui acara ini produk kami bisa dikenal banyak orang, " ungkapnya saat ditemui, Jumat 12 Agustus 2022.
Rahima pada kesempatan tersebut menjual berbagai produk hasil karya dari masyarakat yang tergabung dalam Sentral Tenun Songket di Kecamatan Abad Selatan Kabupaten Alor.
Mulai dari tenun songket Kui, gantungan kunci, tas, hingga masker hasil tenunan masyarakat dengan harga yang bervariasi.
"Harganya bervariasi kalau tenun songket mulai dari Rp. 200 ribu yang kecil, kalau besar Rp. 900 ribu untuk laki-laki dan perempuan, " jelas dia.
Baca juga: Dukung Pemulihan Ekonomi UMKM, Bank Indonesia NTT Gelar Exotic Tenun Fest 2021
Ramli, pelaku UMKM lainnya yang baru pertama kali mengikuti event tersebut mengaku antusias sekaligus bersyukur.
Dalam kesempatan tersebut ia menjajakan berbagai produk olahan makanan dan minuman dari bahan dasar organik. Mulai dari keripik salak, keripik nangka, keripik pisang, hingga kacang mente dan masih banyak lagi.
"Harganya mulai dari Rp. 30 ribu, semuanya merupakan produk asli dari NTT, " kata Ramli.
Ia berharap, kegiatan serupa terus diadakan sehingga mampu mendongkrak perekonomian para pelaku UMKM yang ada di NTT. (*)
Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS