Berita Kota Kupang
Pemerintah Kota Kupang Mulai Kerjakan Jalan Taebenu di Wilayah Kelurahan Oebufu
Pemerintah Kota Kupang sudah mulai mengerjakan ruas jalan yang putus di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Maulafa
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/KUPANG - Pemerintah Kota Kupang sudah mulai mengerjakan ruas jalan yang putus di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang
Jalan ini putus akibat bencana alam Badai Siklon Tropis Seroja tahun lalu.
Pantauan POS-KUPANG.COM, Rabu 10 Agustus 2022, sekitar pukul 12:30 wita, di lokasi ini sudah terpasang papan informasi proyek.
Pada papan proyek tertera Pemerintah Kota Kupang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Bidang Bina Marga.
Nomor paket : Rekonstruksi HRS Jl
Taebenu, Kelurahan Oebufu; Jalan Gua Lourdes, Kelurahan Oebobo dan Jalan Mayana, Kelurahan Naikoten II serta Deker Naimata (akibat bencana Seroja).
Nilai kontrak Rp 2.008.344.000, sumber dana: DAU Kota Kupang Tahun 2022, waktu pelaksanaan 120 hari kelender dan waktu pemeliharaan 180 hari kelender. Kontraktor Pelaksana: CV. Tiga Putra Agung, Konsultan Pengawas : CV. Triparty Tirta Engineering. Konstruksi : Lataston HRS Base.
Sementara di titik kerusakan jalan yang hendak dikerjakan, sudah terlihat bekas urukan oleh alat berat
Material yang ada diuruk persis di dua titik yang terbelah waktu bencana. Arus kendaraan juga sudah dialihkan.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi Dethan yang dikonfirmasi mengatakan, pengerjaan jalan itu sudah mulai dilakukan dan pekerjaan yang akan dilakukan merupakan pekerjaan awal yang didahului dengan pemasangan bronjong atau penahan setelah itu barulah membangun jalan.
Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang, Adrianus Talli mengatakan, dalam rapat pertanggungjawaban pihaknya sudah mempertanyakan ke Dinas PUPR Kota Kupang dan disampaikan bahwa pekerjaan sudah mulai berjalan.
"Kita sudah tetapkan anggaran di tahun 2022 ini, sehingga diharapkan pekerjaan bisa segera tuntas agar akses masyarakat bisa kembali normal melalui ruas jalan tersebut," kata Adrianus.
Dikatakan, Komisi III yang bermitra dengan Dinas PUPR , tentu mengharapkan agar proses pengerjaan bisa sesuai dengan perencanaan.
"Jika ruas jalan itu sudah diperbaiki,maka dapat mengurangi kemacetan di Jalan Piet Tallo dekat Jembatan Liliba," kata Adrianus.
Andre salah satu warga sekitar ruas jalan yang rusak mengatakan, kerusakan jalan itu cukup menghambat aktivitas warga setempat dan juga warga sekitar. "Kami cukup rasa saat jalan ini rusak. Kalau mau ke Liliba atau